Salah satu penyebab gangguan kehamilan adalah ibu yang hamil pada usia muda yaitu di bawah usia 20 tahun. Hamil pada usia itu berdampak tidak baik dan bahkan cenderung berbahaya untuk ibu dan juga janin. Nah, ini dia bahaya hamil di usia muda yang perlu ibu ketahui:

1. Hipertensi
Ibu yang hamil usia muda berisiko menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Mengapa? Kondisi tersebut dikarenakan, sel telur pada wanita yang berusia di bawah 20 tahun belum kuat dan matang. Selain itu, hipertensi saat hamil juga dapat berbahaya bagi ibu dan juga janin, salah satunya adalah ibu akan lebih sering mengalami pusing bahkan parahnya dapat meningkatkan risiko terjadinya pendarahan.
 

source: https://www.drugcenter.com/health-information/pregnant-womens-health/


2. Meningkatkan Risiko Kanker Serviks
Para peneliti mengatakan bahwa wanita yang melakukan hubungan seks pada usia muda lebih berisiko mengalami kanker serviks. Perlu diketahui bahwa kanker serviks sulit dideteksi pada awalnya dan biasanya baru diketahui setelah 10-20 tahun berkembang di dalam rahim.
 

source: https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/kanker-serviks/mengenal-3-gejala-utama-kanker-serviks/
<baca juga>


3. Bayi Lahir Prematur
Hamil pada usia muda juga dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur. Kebanyakan bayi yang lahir prematur cenderung lebih lemah dan mudah mengalami sakit, bahkan bentuk tubuhnya juga lebih kecil dibanding dengan bayi normal. Umumnya ibu melahirkan setelah sembilan bulan, namun bayi prematur lahir kurang dari usia sembilan bulan.
 

source: http://bebegimlemutluyum.com/2016/01/29/kilo-artisi-ne-kadar-olmali/


4. Cacat Fisik Pada Bayi
Sel telur yang belum sempurna dapat menyebabkan terjadinya proses fertilisasi ketika akan dibuahi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kecacatan pada fisik Si Kecil saat lahir nanti.
 

source: https://zena.atlas.sk/hypoxia-poskodzuje-novorodencom-mozog/deti/babatka/822981.html
<baca juga>


5. Keguguran
Risiko keguguran juga dapat diderita ibu yang hamil pada usia di bawah 20 tahun. Mengapa? Pasalnya, kondisi rahim yang tidak normal dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan janin menjadi tidak normal yang dapat membuat ibu mengalami pendarahan hebat yang berujung pada keguguran.

source: http://www.dagens.dk/nyheder/7-gode-raad-saadan-undgaar-du-forstoppelse


6. Depresi
Bahaya lainnya dari kehamilan usia muda adalah ibu akan lebih merasa depresi dan meningkatkan kecemasan. Mereka yang hamil pada usia di bawah 20 tahun umumnya belum memiliki cukup kehidupan yang mapan mulai dari segi ekonomis dan juga psikologis. Kondisi tersebut dapat meningkatkan beban kecemasan yang berujung pada depresi dan juga stres.

source: https://www.bimbisaniebelli.it/gravidanza/disturbi