Pasir Berbisik (2001)


Bercerita tentang Daya (Dian Sastro), seorang gadis yang tinggal bersama ibunya yang bernama Berlian (Christine Hakim). Mereka tinggal di sebuah daerah pesisir yang kawasannya berpasir hitam dan terasing. Berlian sangat protektif pada putrinya tersebut. Dalam kesepiannya, Daya sering kali menelungkupkan diri ke tanah berpasir dan ia berkeyakinan bahwa pasir berbisik padanya.

Film ini meraih beberapa penghargaan nasional dan internasional seperti Best Cinematography Award, Best Sound Award, dan Jury’s Special Award for Most Promising Director di Festival Film Asia Pacific tahun 2001. Kemudian Dian Sastro menjadi pemenang nominasi aktris terbaik dalam Festival Film Antar Bangsa Singapura ke-15 dan Festival Film Asiatique Deauville tahun 2002. Dalam ajang Festival Film Indonesia tahun 2004, film ini meraih 8 kategori nominasi. 

source: https://afif1.wordpress.com/2013/12/25/bagian-mana-yang-asyik-dari-film-pasir-berbisik/



Laskar Pelangi (2008)


Diangkat dari novel international best seller karya Andrea Hirata, bercerita tentang sekelompok anak yang bersekolah di sebuah SD Muhammadiyah yang keadannya memprihatinkan. Walaupun banyak kesulitan dan dengan banyak keterbatasan, anak-anak tersebut tetap selalu bersemangat dan tidak takut untuk bermimpi. Selain meraih keberhasilan di Indonesia, film ini juga sukses di beberapa negara seperti Hongkong, Italia, Spanyol, Singapura, Jerman, Amerika Serikat, Australia, Portugal, dan masih banyak lagi. Laskar pelangi juga beberapa kali diputar di acara internasional bergengsi seperti Barcelona Asian Film Festival(Spanyol) tahun 2009, Singapore Internasional Film Festival 2009, 11th Udine Far East Film Festival(Italia), dan Los Angeles Asia Pacific Film Festival(Amerika Serikat) tahun 2009.

Penghargaan yang diraih film ini juga amat membanggakan seperti pemenang The Golden Butterfly Award di Internasional Festival of Films for Children and Young Adults di Hamedan(Iran) untuk kategori film terbaik, nominasi film terbaik Berlin International Film Festival tahun 2009, nominasi Best Editor di  Asian Film Festival(Hongkong) pada 2009, dan beberapa penghargaan nasional. 

source: https://www.brilio.net
<baca juga>



Modus Anomali (2012)


Film ber-genre thriller ini memang dibuat berbahasa inggris karena ditargetkan menembus pasar luar negeri. Bercerita tentang John Evans (Rio Dewanto) yang terbangun di tengah hutan dan terpisah dari keluarganya. Ia merasa di dalam hutan tersebut ada orang yang mengincar nyawanya dan keluarganya. Lalu ia berpikir bahwa ia harus mencari istri dan anak-anaknya untuk menyelamatkan mereka. Ia juga menemukan beberapa jam alarm dalam hutan yang membuat ia berpikir bahwa ia berpacu dengan waktu dan harus sesegera mungkin menemukan keluarganya.

Film ini penuh dengan misteri yang akan membuat kamu kaget di akhir cerita. Film ini juga ditayangkan dalam South By Southwest (SXSW) yang merupakan festival film kedua terbesar di Amerika Serikat. Film ini juga mendapat penghargaan dalam Buncheon Award yang diadakan di Korea Selatan. 

source: http://www.kompasiana.com



Denias, Negri di Atas Awan (2006)


Film ini bercerita tentang Denias (Albert Thom Joshua Fakdawer), seorang anak suku pedalaman Papua yang berjuang untuk mendapat pendidikan yang layak. Film ini banyak meyorot kehidupan suku pedalaman Papua dan juga keindahan Pulau Cendrawasih tersebut. Cerita dalam film ini diambil dari kisah nyata seorang anak Papua bernama Janias.

Penghargaan yang diraih film ini antara lain adalah pemenang Festival Film Bandung 2007 kategori penata kamera terpuji, artistik terpuji, dan penghargaan khusus untuk film etnik, pemenang di Indonesian Movie Awards 2007 kategori pendatang baru pria terbaik, pemenang di Asia Pacific Screen Awards 2007 kategori Best Children's Feature Films, pemenang di Festival Film Indonesia 2006 kategori aktor terbaik dan skenario asli terbaik, dan lima nominasi lainnya. Denias juga pernah masuk ke dalam seleksi panitia Piala Oscar tahun 2008.

source: https://indonesianscreen.wordpress.com
<baca juga>



The Raid (2012)


Film Indonesia yang satu ini juga merupapakan film yang patut dibanggakan. The Raid adalah film ber-genre action yang mengenalkan beladiri asli Indonesia yaitu pencak silat. Berkat The Raid, untuk pertama kalinya film indonesia berhasil menembus box office Amerika. The Raid ditayangkan di 875 bioskop di Amerika Serikat dan dibeberapa negara lainnya. Film ini juga diputar di Festival Film Sundance 2012 dan mendapat tanggapan yang sangat baik. Penghargaan internasional yang berhasil disabet film ini antara lain adalah Cadillacs People’s Choice Award, Toronto International Film Festival 2011 dan The Best Film serta Audience Award di Jameson Dublin International Film Festival. 

source: https://www.duniaku.net