1. Bahan Kaos

Pashmina berbahan kaos terbilang cukup laku di pasaran, Bahan dasar kain hijab ini yaitu katun atau serat kapas alam. Bahan ini cenderung elastis sehingga mudah menyerap keringat. Hijab berbahan kaos nyaman dipakai tapi sangat mudah kendur. Namun kamu juga harus hati-hati merawatnya, sebab bahan kaos mudah melar setelah dicuci berulang kali.

source: http://7laki.net


 

baca juga

2. Bahan Katun

Jenis bahan hijab pashmina berikutnya ialah berbahan katun. Bahan ini memiliki serat yang sedikit kaku dan tebal, oleh sebab itu jilbab dengan bahan katun sedikit sulit untuk dibentuk . Belakangan, pashmina berbahan ini digunakan dalam hijab style sehari-hari. Bahan hijab ini dapat digunakan untuk acara santai, kantor ataupun ke pesta. 

source: http://magazine.orami.co.id


 

3. Bahan Satin

Pashmina satin ialah pashmina berbahan mengkilap dan licin. Umumnya, bahan ini kerap dikenakan untuk acara resmi. Bahannya yang mengkilap membuat tampilan terlihat lebih glamour. Namun, pashmina satin cenderung sulit dibentuk serta rentan turun karena permukaannya yang licin. 

source: https://ecs7.tokopedia.net


 

baca juga

4. Bahan Sifon

Kerudung ini berbahan tipis, licin namun cenderung panas. Biasanya kain jenis ini dalam pemakaiannya diikuti oleh ciput dari bahan kaos. Meskipun demikian, bahan kain hijab ini cukup banyak di gemari oleh kaum hawa karena sifatnya yang ringan dan flowy. Namun, ada pula yang memilih bahan ini karena modelnya yang manis dan cantik.

source: http://id-live-02.slatic.net


 

5. Bahan Rawis

Pashmina berjenis ini adalah yang paling populer. Bahannya yang mudah dibentuk dan ujungnya memiliki rumbai. Kebanyakan hijab ini berbahan tidak terlalu tebal. Sehingga tidak membuat gerah, tetapi bahan ini bukan jenis bahan yang menyerap keringat lho, Beautynesian. 

source: http://www.hijabiworld.com