Vagina adalah organ intim yang sensitif, jika tidak kamu rawat dengan baik akan berdampak buruk. Oleh karena itu, pentingnya kamu mengetahui apakah vaginamu sehat dan normal untuk menghindari kemungkinan terburuk agar tidak menyesal dikemudian hari. Pasalnya, kebanyakan wanita telat mengetahuinya sampai ia mengalami masalah dan bahkan terserang penyakit. Duh!
 
Cara sederhana untuk mengetahui apakah vaginamu sehat dan normal adalah dengan melakukan pemeriksaan vagina mandiri untuk melihat vagina dan vulvanya. Waktu yang paling tepat untuk melakukan pemeriksaan adalah pada dua siklus menstruasi. Nah, biasanya kamu membutuhkan senter kecil dan cermin genggam. Setelah itu oleskanlah krim vagina sebelum melakukan pemeriksaan dan kemudian lihatlah bagian dalam vagina kamu apakah ada yang mencurigakan atau tidak. Untuk mengetahui sehat atau tidak berikut adalah ciri-cirinya:



 

source: http://www.siperubahan.com/read/lifestyle/1490142181/penyakit-keputihan-yang-sering-mengintai-wanita-waspadai-kehadirannya-sejak-dini


1. Vulva
Vulva atau dinding vagina yang normal berwarna merah muda cerah atau kecokelatan. Selain itu, vulva juga memiliki lipatan atau kerutan. Untuk melihat vulva pun dapat dilakukan dengan mata telanjang atau tidak memerlukan alat bantu medis. Nah, jika pada vulvamu terdapat benjolan aneh seperti kutil vagina atau terasa nyeri. Tandanya vagina kamu tidak sehat dan tidak normal.


2. Labia
Warna pada labia atau bibir vagina yang normal umumnya menyerupai warna kulit tubuh namun bisa juga lebih gelap dan lebih terang. Labia yang tidak normal biasanya ditandai dengan warna labia yang berubah warna dan bahkan terdapat bercak putih, vagina terasa panas dan gatal serta terjadinya pendarahan dari kulit vulva. Jika terjadi kondisi tersebut sebaiknya segera periksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 
baca juga
source: http://health.liputan6.com/read/2623237/ini-cara-terbaik-bersihkan-miss-v


3. Klitoris
Klitoris yang normal berukuran 0,5 cm hingga 1,3 cm. Tapi jika klitoris kamu ternyata berukuran lebih besar tak perlu khawatir karena masih terbilang normal. Akan tetapi, jika klitoris kamu terasa nyeri atau perih dan adanya kerak berwarna putih tentu harus diwaspadai karena bisa jadi kamu terserang penyakit. Segera periksaan ke dokter agar cepat diatasi.


4. Cairan Vagina
Perlu diketahui bahwa cairan vagina yang keluar sebenarnya cara alami pembersihan yang dilakukan oleh vagina dan hal tersebut bahkan tanda bahwa vagina kamu sehat. Akan tetapi, cairan vagina yang seperti apa dulu. Cairan yang normal adalah yang tidak berwarna atau transparan dengan tekstur cair, kental dan lengket dengan warna putih susu. Selain itu, cairan vagina yang sehat juga umumnya tidak berbau dan tidak disertai dengan rasa gatal. Akan tetapi, jika cairan vagina yang keluar berwarna kuning atau kehijauan dan abu-abu yang disertai dengan bau menyengat dan gatal menandakan kamu terkena infeksi menular seksual.


5. Vagina
Tanda vagina yang sehat dan normal dapat bervariasi, yaitu kering hingga sangat basah. Vagina kering biasanya dialami oleh wanita yang belum pubertas, menyusui, menjelang dan sesudah menstruasi serta setelah menopause. Sedangkan vagina yang sangat basah umumnya dialami wanita saat ovulasi, kehamilan dan saat mendapatkan rangsangan seksual. Jika vaginamu terasa sakit dan nyeri adalah tanda bahwa vaginamu tidak sehat dan perlu tindakan medis.