Menjaga kebersihan vagina penting dilakukan agar tetap terjaga kesehatannya. Namun, cara membersihkan vagina yang salah justru dapat membuat vagina menjadi gatal dan bahkan tempat bersarangnya jamur dan bakteri. Karena itu, pentingnya kamu mengetahui cara yang benar membersihkan vagina agar kesehatan vaginamu tetap terjaga, seperti yang dilansir dari womenhealth berikut ini:



 

source: http://produkwish.com/blog/cara-membersihkan-organ-intim-wanita-yang-baik-dan-benar


1. Hanya Membersihkan Bagian Vulva
Perlu diketahui bahwa bagian yang vagina yang perlu dibersihkan hanya pada bagian vulva yakni bibir vagina luar dan dalam serta yang besar maupun yang kecil. Kamu tidak perlu membersihkan bagian dalam vagina karena secara alami vagina mampu membersihkan dirinya sendiri. Selain itu, membersihka dalam vagian hanya akan merusak flora vagina. Jadi, hanya bersihkan bagian luar vagina saja ya ladies!


2. Menggunakan Handuk Lembut
Saat mengeringkan vagina, pilihlah handuk yang lembut dan keringkan secara perlahan. Hindari mengeringkan vagina dengan cara menggosok-gosok, kamu hanya perlu menempelkan handuk pada vagina hingga benar-benar kering. Selain itu, rutinlah mengganti celana dalam dua hingga tiga kali sehari untuk menjaga agar vagina tetap kering.


3. Bersihkan dari Depan ke Belakang
Pastikan vagina tetap kering untuk mencegah bersarangnya jamur atau bakteri, salah satunya adalah dengan mencuci vagina dengan air bersih dan langsung keringkan vagina setelah buang air kecil. Selain itu, saat mencuci vagina lakukan dari arah depan ke belakang agar kuman atau bakteri tidak menyebar atau bersarang pada vagina.


 
baca juga
source: https://www.aquillahealthclub.com/package-terms-conditions/


4. Tepat Memilih Cairan Pembersih Vagina
Saat membeli cairan pembersih vagina perhatikanlah pHnya agar flora pada vagina tetap hidup dan terhindar dari bersarangnya jamur atau bakteri. Perlu diketahui bahwa vagina memiliki pH 3,5 hingga 4,5. Hindari membersihkan vagina dengan cairan yang mengandung pH antara 7-8 dan beraroma karena dapat menyebabkan timbulnya iritasi, bau tak sedap dan gatal. Oleh karena itu, pilihlah cairan pembersih vagina tanpa pewangi, pH 3,5-4,5 dan juga yang tidak mengandung alkohol.


5. Jangan Menggunakan Douche
Douche adalah alat yang digunakan untuk mengaliri air ke dalam vagina. Nah, penggunaan douche akan menghilangkan bakteri baik pada vagina yang justru dapat menyebabkan infeksi jamur dan tempat bersarangnya bakteri.


6. Perhatikan Frekuensi
Walaupun membersihkan vagina perlu dilakukan agar kesehatannya tetap terjaga. Namun, jika kamu membersihkannya secara berlebihan akan mengganggu keseimbangannya. Karena itu, perhatikanlah frekuensi membersihkan vagina dengan tidak berlebihan dan juga kekurangan.

 
Semoga bermanfaat ladies!