1. Jangan Mencucinya dengan Mesin Cuci

Alat pada mesin cuci sama sekali tidak bagus untuk baju berbahan rajut. Hal ini bisa mengakibatkan serat baju rajutmu rusak helai demi helai benangnya. Cucilah menggunakan tangan, tapi, jangan menggunakan sikat. Kamu cukup merendamnya selama 15 menit, kemudian jangan digosok dengan sikat tetapi kamu perlu menguceknya perlahan saja. Setelah itu berikan pewangi dan jemur.

source: http://www.modena.co.id


 

baca juga

2. Pisahkan dengan pakaian lain

Saat mencuci, pastikan baju rajut terpisah dari pakaian lainnya. Ini menghindari risiko tertarik dengan baju yang lainnya. Begitupun saat menyimpannya setelah dicuci, sebaiknya pisahkan letak baju rajut dengan baju bahan lainnya di lemari. Sebaiknya, kamu melipat baju rajut, jangan mencoba untuk menggantungnya. Karena risiko tertarik benda akan sangat besar dan serat rajutannya mungkin akan cepat rusak.

source: http://www.molto.co.id


 

3. Tidak Perlu Disetrika

Bahan rajut adalah jenis bahan yang sangat riskan ketika disetrika. Rajut memiliki serat yang tidak rata, sehingga saat sudut tajam setrika menyentuhnya, maka bentuknya bisa menjadi melar dan seratnya mungkin cepat melar. Di sisi lain, uap panas dari setrika bisa membuat warna baju rajutmu lebih cepat pudar. Karena sebenarnya, bahan rajut bukan bahan yang mudah lecek, maka kamu hanya perlu menyimpannya dengan rapi setelah dicuci.
 

source: https://hello-pet.com


 

baca juga

4. Membersihkan noda pada baju

Kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menghilangkan noda di bahan rajut, misalnya menggunakan garam dicampur dengan cuka putih yang ampuh membersihkan noda. Tidak disarankan menggunakan cairan pemutih, ya, Beautynesian. Sebab, ini akan membuat kualitas rajut semakin jelek, serta warnanya menjadi pudar karena pengaruh bahan kimia pada pemutih. Kamu bisa gunakan kain lembut dan gosok perlahan di bagian yang terkena noda dengan garam atau cuka putih.

source: http://intisari.grid.id


 

5. Hati-hati Mengenakannya

Jika kamu keluar rumah dengan baju rajut, perhatikan risiko bajumu tertarik benda-benda lain. Bisa saja bajumu tersangkut di pintu, tertarik bangku ataupun yang lainnya. Kamu perlu berhati-hati pada saat menyandarkan punggung, dan pada saat duduk. Bukan hanya itu, jenis tas tertentu juga bisa tersangkut pada serat rajutan. Jadi, kamu perlu menghindari tas bertali rantai ataupun anyaman saat mengenakan baju rajut.

source: https://moeslema.com

Itulah dia tips merawat baju bahan rajut yang bisa kamu terapkan agar bajumu tidak cepat rusak. Mudah bukan?