Sahur dan Berbuka dengan Kurma


Tahukah kamu kalau menu buka puasa dan makan sahur yang biasa disantap oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alihi wa sallam sangat sederhana? Diriwayatkan, Rasulullah biasa membatalkan puasa dan makan sahur hanya berupa ruthob (kurma basah), atau tamr (kurma kering), dan air putih. 

Diriwayatkan oleh Anas radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

كان النبي يفطر قبل أن يصلي على رطبات فإن لم تكن رطبات فتميرات فإن لم تكن تميرات حسا حسوات من الماء

“Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam berbuka puasa sebelum melakukan sholat magrib dengan ruthob, jika tidak ada ruthob (kurma basah) maka beliau berbuka dengan beberapa butir tamr(kurma kering) dan jika tidak ada tamar maka beliau meminum beberapa teguk air putih”.

Berdasarkan hadits tersebut, kita dapat mengetahuin bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa dengan ruthab. Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr, dan apabila tidak ada tamr maka beliau berbuka dengan meminum beberapa teguk air. Seperti yang selalu diajarkan bahwa janganlah berlebihan dalam berbuka puasa.

source: https://goo.gl/images/A2I2KE



Makanan Sederhana dan Berkah


Jika kalian penasaran, mengapa harus kurma dan air putih? Pada dasarnya berbuka dengan air putih dan kurma telah dijelaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai makna kurma dan air putih yang suci dan mengandung berkah. Sebagaimana disampaikan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Salman ibn ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا أفطر أحدكم فليفطر على تمر فإنه بركة فإن لم يجد تمرا فالماء فإنه طهور

“Jika salah seorang di antara kalian akan berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, kalau tidak ada, maka dengan air karena air itu bersih dan suci.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

source: http://style.tribunnews.com/2017/02/15/apakah-sehat-minum-air-putih-yang-telah-didiamkan-cukup-lama-ini-fakta-mengejutkannya
baca juga



Jumlah Ganjil


Haruskah dengan jumlah yang ganjil? Pada dasarnya, tidak ada anjuran yang menyarankan kita untuk membatalkan atau bersantap sahur dengan kurma yang berjumlah ganjil. Namun, banyak riwayat yang menyampaikan Rasulullah biasa menyantap kurma dalam jumlah ganjil, yaitu 3, 5, atau 7.

Yuk, coba ikuti sunnah Nabi Muhammad dengan menyantap kurma saat sahur dan berbuka puasa. Dijamin puasa kamu makin kuat dan berkah.

source: https://goo.gl/images/Yv0VNr