Ceritakan Tentang Dirimu
Ketimbang memberikan detail CV yang membosankan, lebih baik kamu tegaskan poin-poin yang menjadi kekuatanmu. Idealnya, jawabanmu menunjukkan alasan mengapa kamu layak mendapatkan pekerjaan yang kamu incar.
source: http://www.jobinterviewquestions.org/interview-questions-and-answers/


 

Apa Saja Kelebihan dan Kekuranganmu?


Hindari jawaban yang berlebihan (misalnya bahwa kamu nggak memiliki kekurangan) atau jawaban yang bermakna luas (misalnya bahwa kamu adalah orang yang rajin). Pasalnya, jawaban demikian tak akan membuktikan apapun bagi pewawancara.

Lebih baik kamu menceritakan hal-hal yang dapat kamu lakukan dengan baik, disertai contoh nyata. Ingatlah bahwa mengakui kelemahan adalah sebuah kekuatan. Identifikasi poin-poin kelemahanmu, dan apa saja yang sudah kamu lakukan untuk mengatasinya.

source: https://www.careerplug.com/interviewer-etiquette-101/


 

baca juga

Mengapa Kamu Melamar di Perusahaan Ini


Pertanyaan ini adalah kesempatan bagimu untuk menunjukkan bahwa kamu telah mencari tahu tentang perusahaan dan pekerjaan yang kamu lamar. Mungkin perusahaan bergerak di bidang yang kamu sukai, atau memiliki dinamika yang menarik untukmu. Kembangkan jawaban-jawaban yang kamu miliki.

Hindari menjelek-jelekkan perusahaan lain ya, karena itu akan dianggap sebagai hal yang negatif oleh pewawancara.

source: https://www.google.com/amp/s/www.forbes.com/sites/lizryan/2016/06/23/how-do-i-bring-up-salary-at-a-job-interview/amp/


 

Mengapa Kami Harus Mempekerjakanmu?


Ini adalah pertanyaan wawancara kerja yang tergolong rumit. Ketika kamu melebih-lebihkan, maka pewawancara akan tahu dan enggan menerimamu. Namun ketika kamu terlalu merendah, maka kamu memberi kesan kurang percaya diri dan tak akan berkontribusi pada perusahaan.

Tak perlu kuatir, ceritakan saja kualifikasi dan kontribusi yang dapat kamu berikan bagi perusahaan. Jangan lupa menunjukkan bahwa kamu memiliki minat yang besar dalam bidang pekerjaan itu, dan kamu selalu antusias untuk belajar.

source: http://a4academics.com/interview-questions/73-human-resource/740-why-should-i-hire-you


 

baca juga

Apakah Kamu Mampu Bekerja dalam Tim?


Dalam perusahaan, sedikit banyak kamu akan perlu bekerja dalam tim. Hindari jawaban yang monoton seperti ya atau tidak.

Sebaiknya jelaskan mengapa kamu mampu bekerja dalam tim. Apa saja keahlian yang kamu dapat kamu berikan, dan bagaimana kamu mengatasi perselisihan yang mungkin terjadi. Lebih baik lagi kalau kamu menceritakan pengalaman serta pencapaianmu saat bekerja dalam tim. 

source: https://depositphotos.com/74850497/stock-photo-teamwork-team-collaboration-brainstorming-ideas.html


 

Berapa Gaji yang Kamu Inginkan?


Tentunya gaji yang kamu minta akan dijadikan bahan pertimbangan bagi perusahaan untuk mempekerjakanmu. Ketahuilah bahwa kamu boleh memberikan rentang nominal (misalnya Rp4.000.000 hingga Rp6.000.000), dan kamu dapat memberitahu jaminan-jaminan yang kamu inginkan dari perusahan. Misalnya, BPJS Kesehatan, uang lembur, atau jumlah cuti dalam setahun. 

source: http://www.outsourcingadvisors.ro/what-is-the-highest-salary-you-can-get-on-an-entry-level-position-in-the-call-center-industry/


 

Apa Kamu Punya Pertanyaan Lanjutan


Ketika pewawancara bertanya demikian, ini dapat menjadi kesempatan untuk memberi kesan baik terhadap dirimu. Coba tanyakan sesuatu yang menurutmu dilewatkan oleh pewawancara, atau aspek tertentu yang ingin kamu ketahui. Kamu akan memberi kesan bahwa kamu sungguh mendengarkan dan tertarik dengan wawancara. Alternatifnya, tanyakan bagaimana penilaian mereka atas wawancara ini, dan apakah ada yang dapat kamu perbaiki.

source: https://www.google.com/amp/s/amp.businessinsider.com/smart-questions-to-ask-job-interview-2017-3