Persiapkan Dirimu Untuk Pertanyaan Wawancara Secara Umum


Walau di perusahaan besar, tentunya mereka akan mengajukan pertanyaan wawancara yang umum, seperti mengapa kamu berpindah pekerjaan atau alasanmu melamar pekerjaan. Namun, bersiaplah untuk mendapat pertanyaan lanjutan. Mungkin pewawancara akan menggali jawabanmu secara lebih detail untuk mengetahui cara pandang dan sikapmu sewaktu bekerja.

source: https://www.thebalance.com/job-interview-question-are-you-nice-2060991



Latihan Wawancara


Tak hanya membuatmu semakin mahir dan menghilangkan rasa gugup, berlatih wawancara akan memberi kesempatan bagimu untuk melatih jawaban yang pas. 

Saat menjawab, pastikan kamu menyebutkan detail-detail, namun fokus pada pencapaianmu. Mereka tak ingin mendengar jobdesc-mu di pekerjaan sebelumnya, mereka lebih tertarik pada apa yang kamu capai. Misalnya, kamu adalah seorang project coordinator. Alih-alih menceritakan detail pekerjaanmu, fokuslah pada event yang sukses kamu laksanakan, caramu mencapai target, serta dampaknya bagi kelompok sasaran.

source: https://www.thoughtco.com/tips-for-improving-public-speaking-skills-31696
baca juga



Bersiaplah Untuk Pertanyaan Berbasis Perilaku


Pertanyaan ini akan banyak diajukan terutama ketika pekerjaan yang kamu lamar membutuhkan kerjasama tim atau memiliki tantangan yang dinamis. Contohnya, bagaimana caramu mempertahankan proposalmu, atau bagaimana caramu berkoordinasi dalam proyek yang bukan bidang keahlianmu.

source: http://job-mentor.com/what-are-your-expectations-from-the-company-in-a-job-interview/



Cari Tahu Tentang Perusahaan dan Pekerjaan


Hal ini akan menunjukkan pada pewawancara kalau kamu benar-benar memiliki minat dan passion untuk bekerja di perusahaan tersebut. Kamu wajib mengetahui barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan, keunikan perusahaan, prinsip dan etos kerja, serta tantangan yang sedang dihadapi oleh perusahaan.

Misalnya, ketika akan melamar di perusahaan ritel pakaian, pastikan kamu memahami hal-hal seperti bagaimana prinsip perusahaan terkait kain katun organik, atau bagaimana mendaur ulang pakaian yang tak terjual.

source: https://blogs.opera.com/news/2015/02/whatsapp-web-client-works-in-opera/
baca juga



Buat Pertanyaan yang Cerdas


Ini adalah kesempatan bagimu untuk memberi kesan baik pada pewawancara. Idealnya, wawancara tak hanya bersifat satu arah, melainkan pembicaraan dua arah. Kamu dapat memberi pertanyaan yang substansial, seperti masalah apa saja yang sedang dihadapi oleh tim tempatmu bergabung. Siapa tahu, pewawancara akan balik bertanya tentang apa yang akan kamu lakukan untuk mengatasi masalah terkait. 

source: https://www.linkedin.com/pulse/20140403061420-64875646-job-interview-questions-you-shouldn-t-answer-or-ask



Jangan Lupa Follow-Up


Di perusahaan yang besar, mungkin pewawancara tak akan ingat dengan semua pelamar. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan follow-up seusai proses wawancara. Ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ini akan memperbesar kemungkinan para pewawancara untuk mengingatmu.

source: http://www.writingtimes.co.uk/five-tips-for-short-story-writers1