Amati Warna Darah

Meski sama-sama berwarna merah, terdapat perbedaan darah menstruasi dengan darah awal kehamilan dari sisi warnanya lho! Jika Beautynesian mengalami menstruasi, maka darah yang kamu temukan akan berwarna merah kehitaman karena merupakan darah kotor atau lapisan dinding rahim yang harus dikeluarkan. Sedangkan, darah yang muncul pada awal kehamilan akan berwarna merah muda atau kecoklatan. So yeah, you need to look at its color really carefully.

source: http://www.wikihow.com/Know-if-It%27s-Postpartum-Bleeding-or-a-Period



Perhatikan Volume Darah

Selain itu, Beautynesian juga perlu memperhatikan volume darah yang keluar. Volume darah menstruasi biasanya banyak, tertutama pada hari pertama. Sedangkan, volume darah pada awal kehamilan tergolong sedikit karena hanya berupa flek-flek yang menempel di underwear-mu.

Tetapi jika kamu termasuk wanita dengan volume menstruasi yang sedikit di hari pertama dan meningkat pada hari selanjutnya, kamu perlu memperhatikan volume darah yang muncul sampai beberapa hari ke depan. Jika volumenya meningkat seperti siklus normal menstruasimu, it means you’re obviously not pregnant, but just having your monthly period.

source: https://www.fi.edu/heart/your-living-blood
baca juga



Cek Jangka Waktu Pendarahan

Jika kamu mengalami menstruasi, maka darah akan terus keluar selama 3-7 hari. Tetapi, jika pendarahan hanya terjadi dalam 1-2 hari, you might become a mama-to-be!

source: http://all-that-is-interesting.com/menstruation-history/2



Sadari Gejala Awal

Untuk membedakan kedua jenis darah ini, Beautynesian juga perlu peka terhadap kondisi tubuhmu lho! Ketika mengalami menstruasi, kamu akan mengalami nyeri kram, dan pegal di beberapa titik tubuh, seperti di daerah panggul, pinggul, area bawah perut, dan punggung. Perutmu juga akan terasa sakit atau melilit dan lebih kembung dibanding biasanya. Selain itu, payudaramu akan terasa lebih kencang dan sedikit membesar. Satu lagi, sebelum menstruasi, kamu biasanya akan mengalami PMS yang membuatmu mudah kesal, marah, ataupun menangis.

Di sisi lain, jika darah yang keluar merupakan darah awal kehamilan, kamu hanya sedikit merasakan nyeri, kram, dan pegal pada beberapa titik tubuhmu, atau bahkan tidak sama sekali. Selain itu, kamu akan mengalami pembesaran ukuran payudara yang cukup signifikan dengan perubahan warna area areola yang semakin menggelap. Tidak hanya itu, kamu mungkin akan mengalami gejala morning sickness atau mual di pagi hari. Dan ya, karena hormon kehamilan, emosimu menjadi sulit terkendali, sehingga membuatmu manja, mudah marah, kesal, dan menangis, jauh lebih parah dibanding saat PMS. Yep, screw that hormones!

source: https://www.reference.com/health/period-cramps-hurt-much-f42695e33373fb1b
baca juga



Periksa Jadwal Siklus

Jika kamu mempunyai siklus menstruasi yang teratur, kamu dapat membedakan darah menstruasi dan darah awal kehamilan dengan memeriksa jadwal siklus bulananmu. Go grab your calendar dear!

source: http://www.infertility.org/5-reasons-why-your-pregnancy-test-is-negative-even-though-you-missed-your-period/