1. Penyebab Psikologis

Penyebab psikologis ini berkaitan dengan emosi yang timbul pada seseorang, terutama saat menjelang siklus haid. Mulai dari ketakutan yang berlebih, kecemasan, rasa kesal sampai dalam kondisi terancam. Biasanya ini dialami pada saat kondisi dan situasi yang tidak diharapkan dan rencanakan, seperti ditipu, stres di tempat pekerjaan, kena PHK, masuk kerja di tempat yang baru ataupun ditinggal orang terkasih untuk selamanya.

Perubahan emosional secara drastis ini dapat memberi perubahan pada sistem kontrol hormon yang tidak seimbang di dalam tubuh. Inilah penyebab haid sedikit pada beberapa wanita.

source: http://www.cnnindonesia.com


 

baca juga

2. Penyebab Fisik

Penyebab fisik dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang tidak biasanya, yang ditandai dengan kelelahan. Kelelahan secara fisik misalnya terjadi dengan latihan atau olahraga yang berlebihan, dimana tubuh bergerak diluar batas kemampuan.

Diet dengan target yang tinggi pun menjadi pemicu penyebab haid sedikit. Asupan makanan yang berkurang saat diet memberikan sinyal pada tubuh bahwa nutrisi dan asupan makanan menjadi lebih sedikit. Kondisi seperti ini akan mempengaruhi keseimbangan pada hormon yang ada dalam organ reproduksi.

source: http://www.bintang.com


 

3. Pola Hidup Tidak Sehat

Bagi sebagian orang, menerapkan pola hidup sehat memang sangat sulit. Hal ini disebabkan karena kebiasaan yang terbentuk sejak lama serta dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Akibatnya, kebiasaan buruk yang tidak sehatpun dapat menjadi penyebab siklus haid menjadi berkurang dari biasanya (di bawah 3 hari pada setiap datangnya haid). Kurang tidur, mengkonsumsi alkohol dan rokok secara berkepanjangan adalah contoh kebiasaan buruk yang sulit dihindari.

source: http://www.tipscaraterbaik.com


 

baca juga

4. Faktor Usia

Pada kelompok usia awal haid yang baru mengalami pubertas, proses ovulasi belum terjadi secara teratur. Kadar homron LH ( Luteinizing Hormone ) dan FSH ( Follicle Stimulating Hormone ) akan meningkat, sehingga merangsang pembentukan hormon seksual. Namun peningkatan tersebut belum secara rutin dan maksimal pada setiap peroiode haid. Hal ini terjadi karena perubahan susunan endometrial ( dinding dalam rahim ) baru saja menyesuaikan dengan kondisi pada masa pubertas.

Sedangkan pada kelompok usia menjelang menopause, haid juga menjadi makin sedikit serta tidak teratur. Kadar estrogen yang diharapkan akan memicu ovulasi tidak lagi bekerja dengan sempurna. Hal inilah yang menjadi penyebab haid sedikit pada usia ini.
 

source: http://www.womenofgrace.com


 

5. Pemakaian Alat Kontrasepsi dan Kemamilan

Alat kontrasepsi memang aman untuk mencegah kehamilan. Namun ternyata mempunyai efek samping. Misalnya seperti pil KB. Mengkonsumsi pil KB pada saat pertama kali, kamu akan mengalami haid dengan volume darah yang lebih sedikit dari biasanya dan lebih singkat.

Sedangkan pasangan yang tengah merencanakan program mempunyai anak, ada kemungkinan haid dengan waktu yang singkat adalah merupakan tanda kehamilan. Untuk memastikan, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar lebih tahu kondisi yang sebenarnya.

source: http://www.alodokter.com


 

6. Adanya Penyakit Pada Organ Reproduksi

Ada beberapa penyakit pada organ reproduksi yang menjadi penyebab haid sedikit.

  • Asherman's Syndrome, adalah kondisi dimana sisi dalam rahim meradang sehingga mengurangi volume rongga rahim dan mempengaruhi proses ovulasi
  • Ovarium Polikistik Syndrome, dimana ovarium ditumbuhi oleh kista - kista dalam berbagai ukuran. Ovulasi yang harusnya terjadi secara alami ini menjadi bermsalah. Inilah yang akan menjadi penyebab haid sedikit, baik secara volume maupun hari
  • Gejala Tiroid, dimana kelenjar tiroid yang bertugas membuahi hormon mengalami masalah sehingga beresiko pada haid
source: http://www.broum.co