Punya koleksi bahan batik atau pakaian berbahan batik? Untuk menjaganya tetap awet, butuh usaha ekstra untuk merawat batik. Perawatan ini perlu dilakukan terlebih untuk batik yang dibuat dengan proses tradisional (Batik Tulis, Batik Cap, dll). Perhatikan mulai dari proses pencucian, penjemuran, serta penyimpanannya ya, Minasan. Berikut tipsnya:

Pencucian

Cuci kain batik dengan detergen khusus untuk mencuci batik. Saat ini dipasaran sudah banyak detergen khusus, seperti produk Attack Batik Cleaner. Kamu juga bisa menemukan sabun jenis ini di toko-toko batik besar.
source: http://www.kao.com/id/kao_imgs/attack/atk_batik_cleaner_00_img_l.jpg&imgrefurl=http://www.kao.com/id/attack/atk_batik_cleaner_00.html&h=280&w=280&tbnid=z6KS5aPWSvC1YM:&zoom=1&docid=87oBIhp7metwCM&ei=fNUtVb2ZB4ujuQTnsYCoCg&tbm=isch&ved=0CCIQMygHMAc
source: https://www.tokopedia.com/distributorliqud/sabun-cuci-khusus-batik-sacirak-cendana
Atau, cuci kain batik dengan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan shampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik.
source: http://nasional.kompas.com/read/2008/08/25/15001895/12.tips.merawat.batik.
Buah lerak atau daun tanaman dilem juga bisa digunakan untuk mencuci batik. Caranya, buah lerak atau daun dilem diremas hingga mengeluarkan busa, lalu tambahkan air untuk mencuci kain. Selain membuatnya bersih, aroma alami yang didapat dari buah lerak dan daun dilem dapat mencegah hewan kecil yang dapat merusak kain.
source: http://intisari-online.com//media/images/7571_lerak_bikin_batik_tetap_cemerlang.jpg&imgrefurl=http://intisari-online.com/read/lerak-sabun-indonesia-yang-bikin-batik-cemerlang&h=375&w=500&tbnid=KWo6xlL5Ip1iyM:&zoom=1&docid=ZjtNTRVHYWBeUM&ei=J-ItVZajE5ejugTe-IGYCA&tbm=isch&ved=0CCIQMygIMAg
Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.
source: http://thebatik.co.id/perawatan-kain-batik/

Pengeringan

Setelah dicuci, batik tidak perlu diperas apalagi dikeringkan dengan mesin pengering. Cukup keringkan secara alami dengan dijemur atau diangin-anginkan. Hindari menjemur di bawah matahari terik secara langsung. Terpaan sinar matahari terik dapat memudarkan warna batik, lho.
source: https://ceritakain.files.wordpress.com/2012/07/baru41.jpg&imgrefurl=https://ceritakain.wordpress.com/2012/07/&h=600&w=1000&tbnid=39mivuQuWyPDaM:&zoom=1&docid=Zj0ZahpfMIZUjM&ei=e-ItVaHqOMyeugTc54D4Bw&tbm=isch&ved=0CA0QMygFMAU4ZA
Saat menyetrika, cukup disetrika bagian dalam saja, atau jika bagian luar cukup kusut bisa disetrika dengan sebelumnya dilapisi dengan kain bersih terlebih dahulu. Saat menyetrika hindari penggunaan cairan pengharum karena bisa merusak warna pada corak kain batik tersebut.
source: http://ranti.co.id/cara-mencuci-batik-supaya-tidak-luntur/
Hindari menggunakan pewangi atau pelembut secara langsung kain pada batik yang menggunakan pewarna alami. Sebagai solusinya, alasi terlebih dahulu kain batik dengan kain lain, dan semprotkan pewangi pada kain tersebut baru kemudian disetrika. Atur suhu setrika atau uap dengan tidak terlalu panas.
Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.
source: http://nasional.kompas.com/read/2008/08/25/15001895/12.tips.merawat.batik.

Penyimpanan

Saat menyimpan batik di lemari, bungkus kain batik kamu dengan plastic atau kertas. Simpan bersama pewangi yang dapat mengusir serangga kecil, seperti akar-akar alami. Hindari pemberian kapur barus dan zat kimia lain karena dapat merusak warna kain.
source: https://lh6.googleusercontent.com/-a8aUU5PHktI/TubnupHxMkI/AAAAAAAAB1s/DK_X_9Wpz3o/s400/IMG_8049.JPG&imgrefurl=http://www.dansapar.com/2011/12/14/pesona-batik-garutan/&h=268&w=400&tbnid=pIf-gkQRA1gcTM:&zoom=1&docid=LWkvCPlDraNXgM&ei=H-MtVautKc6RuASavoHABQ&tbm=isch&ved=0CA4QMygGMAY4ZA
Hindari pemakaian kapur barus secara langsung ke baju batik. Solusi agar lemari bebas rayap, bisa menggunakan merica atau lada yang dibungkus tissue dan diletakkan di pojok-pojok lemari.
source: http://ranti.co.id/cara-mencuci-batik-supaya-tidak-luntur/
Oya, jangan lupa untuk mengangin-anginkan kain batik yang disimpan di dalam lemari setiap dua minggu sampai satu bulan sekali ya, Minasan. Hal ini bertujuan agar kain batik tidak lembab. Cukup jemur selama 10-15 menit pada pagi hari, kemudian simpan kembali. Selamat mencoba!