Secara tradisional terdapat empat jenis batik sesuai dengan teknik pengerjaannya: Batik Tulis, Batik Cap, Batik Celup Ikat, dan Batik Lukis. Umumnya, batik dibuat di atas bahan berwarna putih. Kain ini biasanya disebut dengan kain mori. Namun, saat ini banyak media kain lain yang digunakan seperti sutera, rayon, dan bahan sintetis lainnya.
source: http://kendimas.blogdetik.com/files/2015/03/23ad4c45859b6bb96fe9923efc0ca1e2_5-hal-yang-dapat-memperpendek-usia-kain-batik.jpg&imgrefurl=http://kendimas.blogdetik.com/&h=322&w=700&tbnid=LlGK33ucBtnYyM:&zoom=1&docid=vOqXZzgj-gzooM&ei=5Y4sVdHtBYKVuAT4wYCQBw&tbm=isch&ved=0CDAQMygBMAE

Alat yang Diperlukan

Untuk membuat batik tulis diperlukan canting, sebuah alat dari tembaga yang berbentuk seperti corong. Fungsi canting adalah untuk menorehkan lilin ke atas kain sesuai dengan pola yang dibuat sebelumnya.
source: https://img1.etsystatic.com/008/0/5319713/il_fullxfull.362237855_rmw4.jpg&imgrefurl=https://www.etsy.com/listing/105920564/tjanting-batik-making-tools-set-of-3&h=532&w=800&tbnid=8gJ8XPmJKghc3M:&zoom=1&docid=rcVNeCTiuyF-fM&ei=Q5MsVfTsIMmcugSK2YGgDg&tbm=isch&ved=0CD8QMygPMA8
Bahan pembuatan batik tulis:
1. Canting, adalah alat tulis lilin yang digunakan untuk menutupi pola dan motif batik. Jadi fungsinya seperti pensil untuk lilin
2. Pensil pola
3. Kain mori putih yang biasanya kain sutera atau kain katun
4. Lilin malam (wax)
5. Kompor atau alat pemanas lilin malam (wax)
6. Bahan pewarna kain
source: https://anihaqqi.wordpress.com/proses-pembuatan-batik/teknik-pembuatan-batik-tulis/

Langkah 1: Membuat Pola

Ini adalah langkah awal dalam membuat batik. Pola digambarkan di atas kain dengan menggunakan bahan yang mudah hilang atau tercuci, misalnya pensil. Tak perlu digambarkan secara detail, melainkan hanya gambaran besar motif saja. Sebelum digambar, sebaiknya kain dicuci terlebih dahulu agar kandungan kanji hilang dan kain dapat menyerap warna dengan baik.
source: http://www.griyawisata.com/images/stories/pola%252520batik.jpg&imgrefurl=http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013886632/batik-is-indonesia--langkah-langkah-dan-proses-membuat-batik/&h=309&w=400&tbnid=I8NkXrZpo4xTeM:&zoom=1&docid=g_E_1CYolPsP9M&ei=U5YsVa_IF4SzuASzvYCoAQ&tbm=isch&ved=0CCQQMygJMAk
Pola yang dibuat terlebih dahulu berguna untuk menyeragamkan bentuk dan ukuran. Meskipun tidak presisi tinggi.
source: http://batik.kringpos.com/membuat-batik-tulis/

Langkah 2: Membatik

Berikutnya adalah menutupi pola dengan lilin. Pertama-tama lilin dipanaskan dengan cara direbus. Setelah lilin mencair, lilin ditaruh ke dalam canting, dan kemudian ditorehkan di atas pola yang telah dibuat sebelumnya. Para pengerajin juga harus meniup lilin tersebut agar tidak terlalu panas dan merusak kain.
source: http://ensiklopediaindonesia.com/wp-content/uploads/2013/10/batik3.jpg&imgrefurl=http://ensiklopediaindonesia.com/uncategorized/batik-khasnya-indonesia/&h=290&w=400&tbnid=IqRZvfI2Mge6KM:&zoom=1&docid=kY8yadBDV2olzM&ei=U5YsVa_IF4SzuASzvYCoAQ&tbm=isch&ved=0CFUQMygwMDA
Cairan malam tetap terjaga kondisi suhunya pada 70 derajat celcius. Canting tulis mengambil cairan malam melalui nyamplung. Kemudian cucuk canting harus berlubang, sehingga perlu ditiup agar membran cairan terbuka. Setelah itu cairan malam baru dioleskan sesuai motif yang telah digambar di kain mori dengan pensil.
source: http://www.parasantique.com/index.php?content=batiktulis
Saat melapisi kain baik ini, tiup perlahan-lahan bagian yang dilapisi lilin malam agar mongering. Setelah proses pelapisan pola kain dengan lilin malam (wax) selesai, biarkan lilin mengering sempurna.
source: http://batiktulis-batikmadura.blogspot.com/2013/06/tehnik-dan-proses-pembuatan-batik-tulis.html

Langkah 3: Mewarnai Batik

Setelah semua motif yang tidak ingin diberi warna telah ditutupi oleh lilin, kini langkah selanjutnya adalah proses pewarnaan. Bahan pewarna dilarutkan dalam air dan kemudian kain dicelupkan.
source: http://yogyakarta.panduanwisata.id/files/2013/02/pewarnaan-batik.jpg&imgrefurl=http://yogyakarta.panduanwisata.id/daerah-istimewa-yogyakarta/batik-warisan-seni-budaya-yang-luntur-oleh-waktu/&h=273&w=464&tbnid=MYfIa1TCCealyM:&zoom=1&docid=_vxkmNzTMOZ3UM&ei=oJssVdjyBtD_ugTl6ID4Cw&tbm=isch&ved=0CBoQMygAMAA
Kain dicelup dengan warna yang dimulai dengan warna-warna muda, dilanjutkan dengan warna lebih tua atau gelap pada tahap berikutnya. Setelah dicelupkan dalam pewarna, kain tersebut di jemur dan dikeringkan.
source: https://anihaqqi.wordpress.com/proses-pembuatan-batik/teknik-pembuatan-batik-tulis/
Untuk variasi warna yang lebih polanya lebih sempit dari warna lain dapat pula dilakukan dengan menggunakan kuas. Kain tidak dicelup tapi �edilukisi�f. Proses keseluruhan pembuatan selembar kain batik dapat berlangsung sampai hitungan bulan.
source: http://batik.kringpos.com/membuat-batik-tulis/

Langkah 4: Melepaskan Lilin

Melepaskan bagian lilin biasa disebut dengan pelodoran. Bagian ini bisa dilakukan dengan beberapa cara yaitu lilin dikerik dengan pisau, kain direbus dengan air yang diberi soda abu, kain dilumuri bensin, atau kain disetrika sehingga lilin meleleh.
Setelah kain bersih dari lilin, dapat dilakukan kembali proses pembatikan dengan canting untuk menahan warna berikutnya. Proses terakhir adalah kain direndam dengan air dingin dan kemudian dijemur.
source: https://fotograficirebon.files.wordpress.com/2013/09/dsc_0211.jpg&imgrefurl=https://fotograficirebon.wordpress.com/2013/09/02/industri-batik-trusmi/&h=479&w=720&tbnid=S8SmcYgDRhEipM:&zoom=1&docid=VmFtkZHaHYq2oM&itg=1&ei=WbQsVaOXOI-GuATEmIHIAw&tbm=isch&ved=0CAgQMygAMAA4ZA
source: http://travel.nationalgeographic.com/u/TvyamNb-BivtNwcoxtkc5xGBuGkIMh_nj4UJHQKuoXVGueUpYKjNvUDYM9Z7D1q9MxdCENqtUPAuNA/&imgrefurl=http://travel.nationalgeographic.com/travel/traveler-magazine/photo-contest/2013/entries/209796/view/&h=404&w=608&tbnid=WdJf7DTuw_DwIM:&zoom=1&docid=53e1jaGdkxRhcM&ei=07QsVfWOLs-yuAT4moGoBQ&tbm=isch&ved=0CEEQMygSMBI