1. Jangan Terlalu Sering Dicuci


Pencucian baik dengan mesin cuci maupun dengan tangan akan membuat kualitas serat dan warna pada celana jeans semakin berkurang. Inilah sebabnya, kurang baik jika mencuci jeans terlalu sering. Kamu tidak perlu mencucinya setiap setelah kamu pakai. Paling maksimal 4-5 kali setelah kamu memakai jeans karet ini, kamu bisa mencucinya. Ini menghindari jeans tampak melar, karena serat dari jeans karet akan cepat lebih rapuh dibanding bahan jeans yang lain. Baiknya, untuk menghilangkan kuman sebelum kamu mencucinya adalah dengan menggunakan uap (mesin steamer) ataupun menggantungnya di tempat terbuka untuk memberi udara segar.

source: http://www.tampilcantik.com/tanpa-disadari-8-hal-ini-bakal-merusak-celana-jeans-dalam-waktu-lama/


 

2. Merendam Jangan Terlalu Lama


Jika biasanya kamu merendam pakaian bahan lain selama 30 menit hingga satu jam, untuk merendam jeans karet kamu harus mengurangi waktunya. Hal ini berkaitan dengan percampuran bahan kimia dengan serat jeans pada proses perendaman. Jika kamu merendam terlalu lama, maka kualitas serat jeans bisa menjadi cepat rusak. Adapun waktu yang tepat dalam merendam ialah sekitar 10-15 menit. Tidak butuh waktu lama, sebab, bahan jeans karet sedikit lebih tipis sehingga penyerapanya akan lebih cepat dibanding bahan jeans lainnya. Jangan lupa pada setiap proses pencucian, kondisi jeans harus dalam keadaan terbalik, untuk menghindari paparan langsung antara permukaan jeans bagian luar dengan air dan bahan kimia untuk mencuci.

source: http://www.tampilcantik.com/tanpa-disadari-8-hal-ini-bakal-merusak-celana-jeans-dalam-waktu-lama/


 

baca juga

3. Jangan Menggunakan Sikat


Jika kamu mencuci jeans karet dengan tangan, kamu tidak perlu menggunakan sikat. Cukup kucek dan gosok saja permukaan jeans yang sudah dibalik. Pencucian dengan menggunakan sikat akan membuat serat jeans mudah robek. Apalagi jika kamu menggunakan sikat yang kasar dan juga menggosoknya terlalu keras, sementara bahan jeans karet lebih tipis dan lebih riskan. Selain itu, jeans karet bukanlah bahan yang cepat kotor sehingga kamu bisa mencucinya pelan-pelan saja. 

source: https://id.aliexpress.com/popular/hand-washing-clothes.html


 

4. Jangan Terlalu Sering Disetrika


Jika kamu mau menyetrika celana jeans, pastikan kondisi jeans sudah dalam keadaan kering. Sebab, jika masih lembab dan kamu memaksakan menyetrika, hasilnya jeans-mu akan berjamur dan juga menimbulkan bau tidak sedap. Maka dari itu, sebenarnya kamu tidak terlalu perlu menyetrika jeans jika tidak terlalu kusut. Sebab, jika jeans terkena suhu panas terus-menerus, warna dan seratnya menjadi tidak bagus lagi. Jika kusutnya tidak terlalu terlihat, lebih baik gunakan uap (mesin steamer pakaian), agar lebih aman.

source: http://magazine.orami.co.id/cara-merawat-celana-jeans-yang-wajib-diketahui/


 

baca juga

5. Jangan Digantung, Lebih Baik Gulung


Terkadang, menggantung jeans dengan hanger akan membuat jeans menjadi berat di bawah, sehingga bahan jeans tertarik ke bawah. Hal ini mengakibatkan jeans karetmu lebih cepat melar. Untuk menghindarinya, kamu bisa menggulung saja jeans-mu jika ingin disimpan. Jeans yang digulung juga bisa membantu menghindari munculnya jamur akibat terkena udara di luar. Tapi kamu harus pastikan untuk tidak menggulungnya terlalu kencang, ya, Beautynesian.

source: http://www.logodecorps.co.id/in/news-events/LOGO/0013/7-Perawatan-Celana-Jeans-Agar-Tetap-Awet