Apa Itu Hidroponik?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang tanaman hidroponik, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu apa itu tanaman hidroponik. Nah, buat kamu yang belum tahu, hidroponik berarti menanam tumbuhan tanpa menggunakan media tanah, melainkan memanfaatkan air atau larutan mineral bernutrisi yang diperlukan oleh tanaman.  Teknik hidroponik ini mulai banyak dilirik karena perawatannya yang tidak merepotkan dan tidak perlu kotor karena bisa menggantikan media tanah.
 

source: http://fredikurniawan.com/pengertian-hidroponik-dan-manfaatnya/


 

Manfaat Metode Hidroponik dibandingkan Metode Berkebun Biasa

Dibandingkan metode berkebun konvensional yang menggunakan tanah, metode hidroponik memang memiliki beberapa keunggulan, seperti:
 
  1. Bertanam hidroponik terbukti ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida  atau obat hama yang dapat merusak tanah. Lalu, metode hidroponik juga menggunakan air hanya 1/20 dari tanaman biasa dan bisa mengurangi CO2 karena tidak perlu menggunakan alat mesin.
  2. Tanaman hidroponik tidak merusak tanah karena tidak menggunakan media tanah dan juga tidak membutuhkan tempat yang luas.
  3. Tanaman hidroponik jarang mempunyai masalah dengan hama dan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri, ulat dan cacing nematoda yang banyak terdapat dalam tanah
  4. Lahan tempat menanam hidroponik lebih fleksibel, dapat ditanam di mana saja seperti di dalam rumah atau di pekarangan yang sudah di-paving.
  5. Hasil tanaman hidroponik bisa dimakan secara keseluruhan termasuk akar karena terbebas dari kotoran dan hama.
  6. Untuk menanam hidroponik tidak perlu tergantung musim karena itu dapat ditanam kapan saja sesuai dengan planning kamu.
  7. Bertanam hidroponik terbukti hemat dibandingkan dengan menanam konvensional di atas tanah karena tidak perlu menyiramkan air setiap hari sebab larutan nutrisi/media larutan mineral yang dipergunakan sudah tertampung di dalam wadah yang dipakai, sehingga kamu hanya perlu melakukan pengontrolan saja.

 


 

baca juga

Teknik Larutan Statis

Teknik larutan statis artinya air larutan nutrisi tidak perlu kita alirkan. Dalam teknik menanam hiroponik larutan statis, tanaman disemai pada media tertentu seperti ember plastik, baskom, kaleng, atau tangki. Usahakan untuk memilih media yang berwarna gelap atau tidak tembus cahaya ya. Sebab, air larutan nutrisi tidak dialirkan, maka ketinggian larutan diusahakan selalu dalam keadan serendah mungkin sehingga akar tanaman berada di atas larutan. Dengan begitu, tanaman akan cukup memperoleh oksigen. Untuk menghasilkan gelembung oksigen dalam larutan, kamu bisa menggunakan pompa akuarium. Larutan bisa diganti secara teratur, misalnya setiap minggu, atau apabila larutan turun di bawah ketinggian tertentu bisa diisi kembali dengan air atau larutan bernutrisi yang baru.
 

source: http://arinibalifarm.blogspot.co.id/2015/01/tanaman-hidroponik.html