Hindari Memilih Jilbab Berbahan Kaos

Memilih bahan jilbab yang bagus adalah langkah awal mencegah jilbab yang berbulu. Hindari jilbab berbahan kaos karena bahan kaos akan cepat berbulu. Nah, berikut bahan yang sangat direkomendasikan untuk kamu gunakan sebagai jilbab.

1. Bahan Katun
Bahan katun adalah bahan andalan bagi kalian yang memiliki aktivitas sangat padat karena menyerap keringat sehingga nyaman digunakan saat aktivitasmu padat. Selain itu, bahan katun juga memiliki kelebihan lain lho! Diantaranya adalah bahannya yang tidak mudah berbulu. Pilihlah bahan katun dengan serat kain padat, dijamin jilbabmu awet dan bebas bulu.

2. Chiffon
Chiffon merupakan bahan dari sutra katun rayon atau serat sintesis yang ditenun dengan sangat detail sehingga menghasilkan bahan dengan serat kain rapat. Selain itu, bahan chiffon juga memiliki serat kain yang halus, jadi jilbab berbahan chiffon dijamin aman tanpa bulu.

3. Bubble Crepe
Bahan yang sedang sangat populer dijadikan jilbab ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang tidak suka jilbab berbulu. Bahan ini memiliki serat kain rapat yang pasti tidak akan mudah berbulu.

4. Satin Velvet
Bahan satin dapat jadi pilihan untuk jilbab pesta yang mudah diatur tanpa harus berbulu setelah dipakai berulang kali. Bahannya sangat halus dan serat kain yang juga rapat membuat bahan ini tidak mudah berbulu sehingga sangat diidolakan oleh para hijabers.


 

Perhatikan Cara Mencuci Jilbab Agar Tidak Berbulu

Pada dasarnya, jilbab yang berbulu disebabkan oleh serat kain yang lebar, longgar, dan renggang. Untuk menghindari kerusakan pada serat kain, perhatikan cara mencuci berikut ini.

  1. Kenali bahan jilbabmu. Bahan yang mudah berbulu seperti polyster dan spandek rayon tidak boleh dicuci dengan mesin. Cukup dikucek dengan tangan.
  2. Hindari menyikat jilbab. Serat kain pada jilbab yang disikat akan menjadi melebar.
  3. Jangan merendam jilbab lebih dari satu jam. Terlalu lama merendam jilbab dapat membuat serat kain menjadi lebar sehingga jilbabmu akan mudah berbulu.
  4. Hindari mencuci pakaian dengan suhu air di atas 60 derajat celcius. Suhu yang terlalu panas dapat merenggangkan serat kain.
  5. Peras jilbab sebelum dijemur. Jilbab yang masih berat dengan air jika digantung akan membuat serat kain semakin longgar. 
  6. Jika jilbab kamu terlanjur berbulu, kamu dapat menghilangkan bulu-bulu dari serat jilbabmu dengan menggunakan spons pencuci piring yang kering. Gosok secara perlahan jilbabmu yang berbulu mengunakan bagian kasar pada spons. Selain menggunakan spons, kamu juga bisa menggunakan alat pencukur kumis.
source: https://id.pinterest.com/pin/133700682664352805/

Semoga bermanfaat!