Lari adalah salah satu olahraga yang tidak membutuhkan biaya yang banyak dan menguras kocek. Kegiatannya pun dapat dilakukan di mana saja asal nyaman dan aman bagi penggiatnya. Tapi, tahukah kamu kalau berlari pun dapat menyebabkan cedera yang serius bila dilakukan dengan salah. Untuk itu, mari simak dan pelajari dengan baik tips olahraga lari yang benar dari pelatih lari DKI Jakarta, Arief Rahman, yang dilansir dari majalah Wisata Destinasi Indonesia berikut ini yuk!

source: https://buy.garmin.com/en-GB/GB/sports-recreation/running/cIntoSports-cRunning-p1.html


 

baca juga


1. Mulailah Latihan dengan Ringan

Berlatih lari harus dimulai dengan ringan, yaitu dengan jarak yang tidak terlalu panjang dan waktu tidak terlalu lama. Latihan lari ringan ini bisa dilakukan selama 20 menit atau setara dengan 3 km. Jangan memulai latihan dengan terlalu panjang jarak dan terlalu lama waktu, lebih baik dilakukan secara bertahap. Misal, bila diminggu pertama berlatih selama 20 menit, maka diminggu selanjutnya bisa ditambah 5 hingga 10 menit, jadi 30 menit.


2. Carilah Teman Berlatih

Dengan ditemani, Beautynesian dapat bertambah semangat menjalani sesi latihan yang tadinya membosankan. Adanya teman ini juga dapat memotivasi kita agar terus berlatih dengan serius dan sungguh-sungguh. Banyak pelari pemula yang berhenti latihan karena bosan lho!


3. Gunakan Sepatu Lari (Running Shoes) yang Nyaman

Menggunakan sepatu lari yang tepat dan nyaman di kaki dapat menghindarkan kita dari kemungkinan cedera lho, Beautynesian. Memang banyak dijumpai sepatu lari yang mahal dan bermerek di mall, tapi harga dan merek itu belum tentu menjamin keamanan dan kenyamanan kaki kita lho. Untuk itu, ada baiknya untuk memilih dan membeli sepatu lari yang nyaman bagi kaki kamu.


4. Selalu Awali dan Akhiri Latihan dengan Peregangan

Peregangan seringkali kita sepelekan gerakannya dan bahkan tidak kita lakukan sebelum atau sesudah berlari. Padahal, peregangan memiliki manfaat yang baik bagi tubuh bila dilakukan, seperti meningkatkan fleksibilitas tubuh, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan sistem koordinasi dan keseimbangan, dsb. Melakukan peregangan wajib dilakukan agar otot tidak kaku dan kaget ketika berlari.


5. Kenali Kemampuan Diri

Mengenali kemampuan diri sendiri amatlah penting dilakukan lho, Beautynesian. Dengan mengenali kemampuan diri kita sendiri, kita bisa mengetahui sejauh mana kita bisa melakukan latihan yang tidak menyakiti tubuh. Tiap orang berbeda kemampuan berlatihnya, tidak baik bagi tubuh bila kita menyamakan dan memaksakan diri untuk sama dengan kemampuan orang lain, padahal tubuh memiliki batas kemampuannya dan dapat berbahaya bila dipaksakan.

Nah, sekarang Beautynesian sudah tahukan kalau berlari pun harus berhati-hati dan tidak boleh asal melakukannya? Kamu yang masih suka melupakan peregangan dan tidak mengenakan sepatu lari, ada baiknya mulai kini berubah dan mulai memerhatikan kesehatan dan keamanan diri kamu ketika berlari, jangan sampai harapan ingin sehat justru berbuah petaka karena cara berlari yang salah! Semoga tips olahraga lari yang benar ini bermanfaat ya!