Travelling adalah surga buat mayoritas orang di dunia. Melalui travelling, kita bisa melarikan diri dari kepenatan hidup, rutinitas yang membosankan, serta memperoleh hiburan yang mampu menambah pengetahuan umum, pengalaman tidak terlupakan, bahkan hingga teman baru lho! Namun, banyak sekali orang-orang yang membuat berbagai alasan untuk menunda dietnya selama travelling, mulai dari sulit mencari menu makanan diet hingga ingin menikmati keseluruhan pengalaman travelling tanpa perlu memikirkan urusan diet yang dianggap memusingkan. But hey, kalau ditunda terus kapan kamu bisa berhasil menjalani diet rendah karbohidrat yang baik untuk kesehatan? So, buat kamu yang ingin menjaga komitmen diet, ini dia cara diet karbohidrat yang benar selama travelling. Let’s check this out!




Sarapan Sebelum Memulai Kegiatan Travelling

Yep, breakfast at your home or your hotel is a must! Sebelum berangkat dan memulai aktivitas travelling, awalilah hari mengonsumsi makanan rendah karbohidrat yang mengenyangkan. Menu-menu seperti telur rebus, plain yogurt dengan potongan buah, oatmeal, ataupun scramble egg dengan sosis dapat menjadi pilihan menu sarapan rendah karbohidrat yang tepat.

Dengan mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat sebelum travelling, kamu tidak akan merasa cepat lapar serta mempunyai alasan untuk tidak mengkonsumsi jajanan di luar yang sangat mungkin mengandung karbohidrat yang tinggi dan merusak rencana diet rendah karbohidratmu.
baca juga



Bawa Bekal yang Rendah Karbohidrat

Well, buat kamu yang tergolong mudah lapar, ada baiknya mempersiapkan bekal untuk dibawa selama travelling. Snack ini bisa dijadikan alasan buat diri kamu sendiri atau orang lain, untuk tidak mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat yang kamu temui selama travelling atau yang ditawarkan oleh teman seperjalananmu. Perlu diingat bahwa ada baiknya kamu tidak membawa snack kemasan yang mengaku sebagai high protein snack bar, karena kebanyakan dari snack jenis ini mengandung kadar gula yang sangat tinggi.

Kamu bisa membawa snack seperti keju slices, kacang-kacangan, dark chocolate, telur rebus, yogurt didalam tasmu selama travelling. Selain bersifat rendah karbohidrat, snack tersebut mudah dibawa dengan mengemasnya kedalam zip-lock bag maupun wadah plastik kecil yang tertutup rapat. Well, when you do this, you can also save money for buying something else, new clothes or cosmetics from that place, maybe?




Tetap Nikmati Kuliner selama Travelling

Selama travelling, tentunya kamu harus tetap menikmati wisata kuliner yang tersedia. Karena saat kamu terlalu menahan diri, kamu tidak akan menikmati aktivitas travelling kamu bahkan mungkin menjadi stress, padahal travelling seharusnya menjadi hiburan yang menyenangkan.

Oleh sebab itu, untuk menjaga keseimbangan antara menikmati kuliner dan menjalani diet rendah karbohidrat yang benar, kamu hanya perlu melakukan satu hal, yaitu: hindari makanan berkarbohidrat tinggi dan nikmati setiap jenis makanan dengan karbohidrat rendah. Kamu perlu menghindari roti, nasi putih, gula, tepung, aneka gorengan, dan dessert.

Namun, kamu bisa menikmati berbagai jenis daging yang kaya akan protein dan lemak baik, seperti ikan, ayam, dan daging sapi, buah-buahan segar, keju, susu, serta salad dengan olive oil atau cuka sebagai dressingnya. Misalnya ketika mengonsumsi hamburger, kamu bisa memberikan kedua rotinya kepada teman seperjalanmu dan memakan daging beserta sayurannya. Well, sharing is still a good thing, right?

baca juga



Tetap Fokus dan Berkomitmen

Well, kunci utama untuk menjalani diet rendah karbohidrat selama travelling ialah menjaga fokus dan komitmen kamu akan keberhasilan diet ini. Dengan komitmen yang tinggi, kamu tidak akan tergoda untuk menjadikan travelling sebagai alasan untuk membatalkan rencana dietmu. So, putuskan dan yakinkan dirimu untuk tetap fokus dan berkomitmen sebelum memutuskan untuk ber-travelling serta selama menjalaninya.

Well, itulah 4 cara yang benar dalam menjalani diet rendah karbohidrat. Good luck on your low-carbs diet plan, ladies!