1. Komedo

Ternyata komedo juga menjadi salah satu bagian dari macam-macam jerawat lho! Lalu mengapa komedo bisa dikatakan bagian dari jerawat? Komedo itu sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo sendiri yang pertama adalah komedo terbuka yang disebut blackhead dan terlihat seperti pori- pori yang melebar serta menghitam. Selanjutnya, ada komedo tertutup atau disebut whitehead yang telah ditumbuhi kulit pada bagian pori-porinya yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Penyebab utama dari komedo adalah penumpukan sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak di kulit wajah yang berlebihan dan menutup pori-pori. Komedo biasanya tumbuh di ujung hidung atau dagu dan terasa kasar atau gatal.
 

source: http://chatcit.com/cara-menghilangkan-komedo/


 

2. Papula (Benjolan Merah)

Papula adalah jenis jerawat yang bentuknya berupa benjolan berwarna merah karena meradang namun tidak memiliki "mata" berwarna putih yang berisi nanah. Papula sendiri bisa berawal dari komedo yang sudah parah dan tidak segera mendapat penanganan yang tepat. Jika tidak segera diobati, dinding kelenjar yang terinfeksi akan meletus sehingga akan membuat campuran sebum dan bakteri menembus kulit di sekitarnya. Selanjutnya, sel-sel darah putih akan masuk ke kelenjar yang meletus untuk melawan infeksi dan terjadilah peradangan. Jadi, sebaiknya segera atasi komedomu ya ladies agar tidak berkembang menjadi papula. 
 

source: http://brbagi.com/jenis-jenis-jerawat/


 

baca juga

3. Pustula (Benjolan Merah dengan Puncak Putih/Kekuningan)

Seperti dijelaskan sebelumnya, papula yang tidak ditangani atau diobati dengan tepat akan berujung menjadai jerawat yang disebut pustula. Jerawat jenis ini banyak dijumpai karena merupakan bagian jerawat klasik atau yang umum terjadi. Pustula ini memiliki ciri-ciri adanya noda di bagian tepi, meradang berwarna kemerahan, dan di bagian tengahnya atau puncak jerawat memiliki warna kekuningan atau putih. Bila hal ini hanya kamu diamkan, jerawat ini bisa berbahaya lho karena bisa menimbulkan infeksi dan meninggalkan bekas seperti parut di wajah kamu. So, make sure you have taken some preventive action!
 

source: http://brbagi.com/jenis-jenis-jerawat/


 

4. Cystic Acne (Jerawat Batu)

Jerawat batu mungkin juga menjadi salah satu macam jerawat yang sering kamu temui atau mungkin juga pernah kamu alami. Jerawat batu ini bentuknya lebih besar dibanding jerawat yag lain, that's why jerawat ini disebut jerawat batu. Munculnya jerawat batu biasanya disertai peradangan yang cukup hebat. Penyebabnya bisa juga karena faktor genetik atau keturunan. Bagi yang pernah mengalami jerawat batu ini biasanya memiliki pertumbuhan sel kulit yang tidak normal, yaitu kondisi saat kulit tidak dapat meregenerasi secara baik atau normal.

Selain itu, kelenjar minyak yang ada pada kulit wajah juga cukup aktif dan membanjiri pori-pori kulit serta memiliki respon berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit. Jerawat batu sering meninggalkan bekas pada wajah berupa bopeng atau kulit wajah menjadi cekung.

 

source: http://www.lightskincure.org/infections/cystic-acne-on-chin-jaw-line-pictures-get-rid-treatment/


 

baca juga

Bruntusan

Bruntusan ini berbeda kondisinya dengan jerawat pada umumnya. Bruntusan adalah jerawat yang kecil- kecil dan jumlahnya banyak biasanya berupa bintik-bintik berwarna merah. Biasanya, bruntusan ini letaknya berdekatan atau merapat. Jerawat jenis ini terjadi karena peradangan pada kulit wajah yang menyerupai sisik yang sifatnya membandel dan juga disertai gatal.
 

source: https://minyakarganmadre.com/cara-menghilangkan-jerawat-bruntusan-di-wajah-dengan-cepat/