Vitamin C Bisa Bekerja Sebagai Anti-Oksidan


source: http://www.15minutebeauty.com/2012/01/vitamin-c-in-skin-care-how-does-it-work.html

Coba lihat gambar di atas, bingung? Well, let me explain! Jadi, kebanyakan dari Vitamin C yang terkandung dalam tubuh manusia memiliki struktur kimia sebagai Asorbic Acid (Asam Askorbat) yang memiliki sifat anti-oksidan.

Nah, jika formasi ini menerima sebuah elektron, maka ia akan berubah menjadi Ascorbate Ion yang bisa kamu lihat sebagai struktur kimia yang berada di tengah. Namun, ion ini hanya bersifat sementara dan mudah melepas maupun menerima elektron kembali. Jadi, Ascorbate Ion ini mudah kembali menjadi Asam Askorbat atau lanjut berubah menjadi Dehydroascroibic Acid (DHAA). Masalahnya, DHAA juga dapat menerima atau melepas elektron dengan mudah, bahkan terkadang cincin pentagon pada struktur kimia ini bisa lepas. Ketika cincin ini lepas, maka Vitamin C menjadi tidak aktif.

Perubahan ini sayangnya dapat terjadi dengan sangat cepat. Namun kamu bisa menjaga supaya Vitamin C tetap aktif dengan menjauhkannya dari paparan sinar matahari langsung, sehingga molekul Vitamin C dapat tetap berfungsi dan memiliki sifat anti-oksidan.


Vitamin C Dapat Menaikkan Kolagen dan Elastin


Dalam pembentukan kolagen, tubuhmu memerlukan bantuan dari Askorbat. Tanpa askorbat, tubuh tidak mungkin dapat memproduksi kolagen, atau meskipun bisa, struktur kolagen tidak akan sempurna. Tidak hanya kolagen, Askorbat yang merupakan bagian dari Vitamin C juga dapat meningkatkan produksi elastin. Pada akhirnya, Vitamin C akan menyediakan dua hal ini (kolagen dan elastin) yang berfungsi untuk membentuk struktur kulit dan membuatnya lebih elastis. They are key for anti-aging!


Apa Saja yang Dapat Dilakukan Vitamin C Pada Kulit?


source: https://www.obagi.com/patients/blog/5-compelling-reasons-add-vitamin-c-serum-your-regimen

Mencegah Penuaan

Mungkin kamu sudah sering menemukan banyak skin care anti-aging yang mengandung Vitamin C sebagai komposisinya. Ternyata, memang Vitamin C efektif dalam mengatasi kulit keriput lho. Bisa jadi, hal ini disebabkan kemampuan Vitamin C yang dapat meningkatkan kolagen, sehingga struktur kulit pun dapat membaik.


Melawan Hiperpigmentasi

Vitamin C mengandung Enzim tirosinase yang dapat mencegah produksi melanin yang membuat kulit kusam. Terdapat penelitian yang menemukan bahwa Vitamin C dapat mencerahkan hiperpigmentasi pada kulit secara signifikan. Nah, buat kamu yang mengalami masalah kulit seperti ini, bisa nih dicoba menggunakan Vitamin C!


Sebagai Anti-Inflamasi

Selain dua manfaat di atas, Vitamin C juga dapat bekerja sebagai anti-inflamasi lho! Bahkan setelah mengatasi hiperpigmentasi, Vitamin C juga dapat diandalkan untuk mengatasi inflamasi yang kemungkinan terjadi setelahnya. Hebat, bukan?

Nah Beautynesian, sudah tidak penasaran lagi kan dengan fakta-fakta tentang Vitamin C dan apa saja manfaatnya untuk kulit?