Apakah kamu pernah mendengar suggestion yang mengatakan kalau mengganti susu sapi dengan susu kedelai bisa menurunkan berat badan? Eits, ternyata faktanya mengungkapkan bahwa kandungan kalori pada susu kedelai justru bisa membuat berat badan semakin bertambah lho.

Memang pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Illinois melaporkan bahwa kedelai memiliki sifat yang miri seperti leptin, hormon yang bertugas mengirimkan sinyal ke otak yang memberitahu kalau kamu sudah kenyang. Nah, karena itu, kamu akan merasa cepat kenyang ketika mengonsumsi susu kedelai, and this helps you control your hunger. Tapi, kamu juga harus take note kalau kedelai juga mengandung protein dan kalori yang bisa membuatmu cepat gemuk lho.
 

source: http://dailyburn.com/life/health/dangerous-ingredient-soy-milk-082614/


FYI, kedelai sendiri merupakan salah satu sumber protein, zat besi, amono acid, dan viamin B yang baik. Jika diproses secara lebih lanjut menjadi susu, kedelai juga bisa menyediakan kalsium yang baik untuk tulang. Berdasarkan data dari USDA National Nutrient Database for Standard Reference, 1 cup susu kedelai mengandung 100 kalori, 7 gr protein, 1 gr serat, 299 mg kalsium, 24 mcg folat, dan 119 IU vitamin D. As you know, mengonsumsi protein dan kalori bisa berpotensi meningkatkan berat badan. Jadi, bukan tidak mungkin kalau mengonsumsi banyak susu kedelai bisa malah menambah berat badan Beautynesian.

Kalau kamu memang menyukai susu kedelai, kamu bisa tetap rutin mengonsumsinya selama masih dalam porsi yang wajar, yaitu satu gelas sehari. Tapi, kamu juga harus ingat kalau kedelai mengandung senyawa yang mirip dengan estrogen, yang bisa memicu kanker. Jadi kalau kamu kamu mempunyai riwayat keluarga yang menderita kanker, sebaiknya kamu hindari mengonsumsi susu kedelai ya Beautynesian.
 

source: https://www.shutterstock.com/video/search/girl-drinking-milk