Mineral oil

Sebaiknya ketika sedang mengalami jerawat menghindari pemakaian produk skincare maupun kosmetik yang mengandung mineral oil. Mineral oil sendiri merupakan hasil turunan dari petroleum atau minyak bumi. Jenis lain dari mineral oil yang juga sering ada dalam produk skin care antara lain liquid paraffin, liquid petroleum, paraffin oil, paraffinum liquidum, petrolatum liquid, petroleum oil, white mineral oil, dan white oil.
source: http://perfectresses.blahttp://www.theprivatelifeofagirl.com/2013/11/stopfreakingoutaboutmineraloil.htmlogspot.co.id/2013/11/the-hair-journey-where-to-start.html


Mineral oil sering diklaim mampu menjaga kelembapan kulit, namun sebenarnya, kelembapan itu dihasilkan dengan cara menahan kadar air yang ada pada kulit. Apabila kulitmu tergolong kering, maka hal tersebut tidak masalah, namun lain halnya jika kulit kamu berminyak, sensitif, dan acne prone. Kandungan mineral oil dalam skin care dapat mengendap pada sel kulit sehingga menutupi pori - pori kulit. Timbunan sel kulit mati di dalam pori - pori apabila bercampur dengan minyak alami kulit maka akan memicu munculnya jerawat lho. Jadi, sebaiknya hindari kandungan mineral oil agar jerawat tidak semakin parah.
 

Silikon

Saat ini, silikon masih banyak ditemukan dalam produk-produk skin care. Biasanya, penggunaan silikon bertujuan untuk membuat produk agar mudah terserap oleh kulit serta untuk mengurangi kekentalan produk itu sendiri. Sebenarnya cukup mudah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan silikon dalam daftar ingredients sebuah produk skin care. Kamu cukup mencari kandungan yang berakhiran -icone, seperti dimethicone dan cyclomethicone.
 

source: http://blog.reneerouleau.com/silicone-ingredients-cause-breakouts-skin/


Buat kamu yang wondering mengapa silikon ini berbahaya, produk dengan kandungan silikon dapat meninggalkan residu pada kulit walaupun sudah dibersihkan lho. Residu yang tertinggal ini akan menyumbat pori-pori kulit sehingga menyebabkan terjadinya iritasi yang berujung pada munculnya jerawat. Memang tidak semua silikon berefek buruk terhadap kulit, namun ada baiknya untuk menghindari kandungan silikon semaksimal mungkin ya, ladies.
 

baca juga

Sulfat

Kandungan sulfat hampir selalu ada dalam produk pembersih wajah karena fungsinya untuk membersihkan kotoran dan menghasilkan busa. Biasanya, dalam daftar ingredients sulfat ditulis dengan sebutan Sodium Laureth Sulfate, Sodium Lauryl Ether Sulfate, atau nama - nama lainnya yang diikuti dengan kata sulfate. Namun, bahan ini sebaiknya kamu hindari ya kalau memang tipe kulitmu adalah acne-prone.
 

source: http://www.garnierusa.com/products/skincare/facial-cleansers/sensitive-skin/the-gentle-sulfate-free-cleanser.aspx


Memang sebagian wanita prefer sabun pencuci wajah dengan busa yang berlimpah karena dianggap lebih bersih. Tapi sayangnya, bahan ini bersifat comedogenic atau dapat menyumbat pori-pori. Selain itu, kandungan sulfat yang ada dalam produk pembersih wajah juga dapat membuat kulit terasa kering. Akibatnya, kulit akan memproduksi minyak dalam jumlah lebih banyak untuk mengembalikan kelembapannya. Tentu saja minyak berlebih pada wajah jika bertemu dengan pori-pori yang tersumbat maka akan mengakibatkan munculnya jerawat.
 

Fragrance

Sebagian besar skin care masih mengandung fragrance atau pewangi dalam jumlah yang berbeda - beda. Semakin awal nama fragrance atau parfume disebutkan dalam daftar ingredients, maka semakin tinggi kadarnya, dan begitu juga sebaliknya. Produk dengan kandungan fragrance memang memiliki aroma yang menyenangkan, namun ternyata kandungan ini perlu dihindari apabila kulitmu rawan berjerawat lho.
 

source: http://www.sterlingminerals.com/essential-oils-used-in-skincare-are-not-fragrance-oils/


Fragrance tidak memberikan benefit lain yang baik untuk kulit selain memberikan aroma yang wangi. Jadi tanpa menggunakan fragrance, sebenarnya fungsi suatu produk tidak akan berubah. Fragrance juga merupakan penyebab alergi nomor satu bagi pemilik kulit sensitif dan acne prone, terutama wewangian citrus, floral, dan mint. Jadi, sebaiknya pilihlah produk skin care yang tidak mengandung pewangi atau fragrance free untuk menghindari kulit wajah yang iritasi.
 

baca juga

Alkohol

Kalau kamu perhatikan, ada banyak acne skin care  yang menggunakan kandungan alkohol di dalamnya karena alkohol bersifat mengeringkan luka. Namun sebaiknya, alkohol hanya digunakan pada produk spot treatment saja karena jika digunakan pada produk skin care lain yang diaplikasikan ke seluruh wajah, maka akan membuat kulit wajah menjadi terasa semakin kering dan mengelupas.
 

source: https://amazingy.com/magazine/good-alcohol-in-skincare/


Kulit yang kering ini nantinya akan memicu produksi lebih banyak minyak untuk menjaga kelembapannya. Kulit yang berminyak akan lebih rentan mengalami jerawat. Maka dari itu, sebaiknya hindari skin care yang mengandung alkohol jika kamu tidak ingin jerawat semakin parah. Beberapa istilah kandungan alkohol yang biasanya ada dalam daftar ingredients diantaranya adalah alcohol denat, isopropyl alcohol, benzyl alcohol, atau SD alcohol.
 


Jadi akan lebih baik apabila sebelum membeli skin care baca terlebih dahulu daftar ingredients nya ya, ladies. Jika bahan-bahan yang perlu dihindari terdapat di urutan awal skin care ingredient list. maka skin care tersebut mengandung bahan-bahan berbahaya tersebut itu dalam jumlah tinggi.