Diet Garpu


Diet garpu adalah sebuah cara diet unik yang dilakukan dengan cara meminta orang yang sedang menjalankan diet untuk mengonsumsi makanan hanya dengan menggunakan garpu. Dengan aturan seperti ini, maka secara otomatis makanan-makanan yang tidak bisa diambil dengan bantuan garpu akan dihilangkan dari daftar menu, seperti cream soup yang tinggi kalori. Tetapi, diet ini biasanya hanya dilakukan pada saat makan malam saja. Memang sih diet ini memang tidak bisa menurunkan berat badan secara drastis, karena hanya bisa mengurangi 1-2 kg berat badan dalam 3 minggu. Tapi, diet ini justru membuat hasil diet bertahan lebih lama.
 
source: http://www.sijagomakan.com/2013/12/sok-garpu.html


Kenapa hanya dilakukan saat makan malam saja? Sebab, pola makan seseorang basically tediri dari makan besar saat sarapan, makan secukupnya saat siang, dan makan sedikit saat makan malam. Pada saat malam hari, porsi makan yang disarankan hanya sedikit karena makanan perlu dicerna terlebih dahulu selama beberapa jam sebelum tidur agar makanan tidak berubah menjadi lemak. Dengan menggunakan garpu, maka secara otomatis pilihan dan jumlah makanan yang bisa diambil akan terbatas. So, kamu bisa lebih mudah untuk mengontrol porsi makanmu saat malam hari.

Tingkatan diet garpu ini sendiri ada dua macam, yaitu keras dan halus. Tingkat keras berarti tidak mempersiapkan makanan yang mau dikonsumsi dengan bantuan sendok atau garpu terlebih dahulu. Sedangkan pada tingkat halus, seseorang akan mempersiapkan makanannya terlebih dahulu dengan cara dipotong - potong baru kemudian dikonsumsi menggunakan garpu.
 

Diet Sendok Teh


Seorang wanita asal Denmark, Mathilde Broberg, pernah berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 57 kg dalam 4 tahun. Bukan proses yang singkat memang, tetapi hasil yang didapatkannya memang tidak mengecewakan. Ternyata, Mathilde menggunakan metode diet sendok teh ini untuk menurunkan berat badannya.
 
source: https://health.detik.com/read/2017/01/24/170147/3404289/1410/manfaatkan-sendok-teh-wanita-ini-sukses-turunkan-bobot-53-kg


Awalnya, Mathilde mencoba untuk menurunkan berat badan dengan cara mengatur porsi makanan yang dikonsumsi. Ia berusaha membatasi porsi makanannya agar tidak lebih dari seukuran kepalan tangannya. Seseorang yang terbiasa konsumsi makanan sebanyak 3.500 kalori per hari kemudian dipaksa hanya konsumsi makanan seukuran kepalan tangan setiap kali makan tentu tidak mudah.

Awalnya dia masih merasa tidak cukup kenyang saat mengkonsumsi makanan dengan porsi seukuran kepalan tangan tersebut. Namun dia tidak menyerah sampai akhirnya terpikirkan olehnya untuk menggunakan sendok teh. Menurutnya, makan dengan menggunakan sendok teh akan membuat otaknya tersugesti bahwa dia sudah mengkonsumsi banyak makanan sehingga secara otomatis dia akan merasa kenyang lebih cepat. Cara inilah yang kemudian disebutnya sebagai diet sendok teh.
 

baca juga

Diet Piring


Metode diet unik ini dikembangkan oleh seorang penulis buku berjudul Mindless Eating yang bernama Brian Wansink. Dalam bukunya, dia menjelaskan bahwa semakin besar piring yang digunakan seseorang saat makan, maka akan membuat ukuran pinggul orang tersebut menjadi ikut membesar. Lalu seperti apakah diet piring tersebut?
 
source: https://peacemealproject.com/resources-2/resources/


Diet piring ini dilakukan dengan cara mengganti piring makan yang biasa digunakan dengan piring yang memiliki ukuran lebih kecil. Menurutnya, mengganti piring berdiameter 30,5 cm menjadi 25,4 cm saja dapat memotong jumlah kalori sebanyak 22%. Dengan melakukan penggantian piring ini, seseorang akan dipaksa untuk mengurangi porsi makanan yang biasa dikonsumsi olehnya. Hal ini memang terlihat sepele, namun apabila diterapkan setiap kali makan, tentu akan membuahkan hasil yang tidak mengecewakan.

Tapi ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Mengurangi ukuran piring berarti mengurangi juga porsi makanan yang dikonsumsi. Jangan sampai sudah mengurangi ukuran piring tetapi porsi makanan tidak berkurang justru menjadi terlihat menggunung. Pastikan ketinggian karbohidrat yang kamu konsumsi tidak lebih dari 3 cm. Untuk hasil yang maksimal, isi setengah piring dengan sayuran, seperempat piring dengan daging atau protein, dan seperempat nya lagi dengan karbohidrat seperti nasi.
 


Bagaimana? Tertarik mencoba salah satu diet unik ini?