Percaya tidak percaya, kamu mungkin akan kaget pada fakta berikut. Gula yang biasa kita konsumsi sehari-hari ternyata berpotensi sebagai bahan makanan yang dapat memperparah jerawatmu, lho. Well, pada dasarnya, bakteri dan jamur dapat berkembang biak dengan mengonsumsi gula. Sehingga, jika dikaitkan pada bakteri jerawat, tentu konsumsi gula dapat menjadi salah satu alasan mengapa jerawatmu makin menjadi-jadi.
 

source: http://blossomfamilychiropractic.com


 

Fakta Gula Sebagai Pemicu Jerawat

Memang sih, untuk menghindari jerawat yang semakin parah, kamu tentu perlu untuk membatasi jumlah konsumsi gula. Sayangnya, bukan berarti jerawat akan teratasi dengan sendirinya saat kamu berusaha tidak mengonsumsi gula. Sebab, peran gula dalam pembentukan jerawat memanglah sedikit. Walaupun begitu, konsumsi gula pun harus hati-hati bagi seseorang yang wajahnya tidak terlalu berjerawat.

Keterkaitan gula dengan penyebab jerawat tersebut diamini oleh Dokter Heidi Waldorf, seorang direktur departemen laser dan dermatologi kosmetik dari Mount Sinai Hospital sebagaimana dilansir oleh Allure.

" Jika seseorang menerapkan pola makan dengan gula yang tinggi, gula tersebut akan mengalami proses glycation, dimana gula tersebut menempel pada protein. Hal tersebut akan membuat bakteri berkembang lebih banyak, sehingga hal tersebut tidak baik bagaimanapun," jelasnya.  

Selain itu, jerawat juga disebabkan oleh adanya inflamasi. Inflamasi tersebut setidaknya sebagian diakibatkan oleh konsumsi gula yang menyebabkan terjadinya inflamasi yang timbul dari reaksi sistem imun. Pada intinya, semakin banyak gula yang kamu konsumsi, hal tersebut akan berdampak pada ketidakseimbangan kerja hormon dan sistem imun, sehingga menyebabkan inflamasi yang semakin parah.
 


 

baca juga
source: http://juicing-for-health.com/



Tapi, Apakah Gula Memang Menjadi Biang Keladi Jerawat?

Sebenarnya, jika pola makanmu lebih banyak mengonsumsi makanan yang sehat dan rendah lemak jahat, maka tubuhmu masih dapat menoleransi gula.  Namun jika kamu tipikal orang yang menerapkan pola makan ala Barat yang menggunakan minyak canola atau minyak kedelai, tetapi sedikit menggunakan minyak kacang, biji-bijian dan minyak ikan, gula justru membuatnya semakin buruk dan memicu inflamasi pada kulit. 

Beberapa makanan tertentu juga menimbulkan efek yang dapat merugikan tubuh jika dikombinasikan dengan gula. Makanan tersebut adalah makanan yang mengandung fatty acid tinggi yang dinamakan asam arakidonat yang banyak terdapat pada telur bebek, telur ayam, hati, ginjal, dan produk daging lainnya. Kombinasi antara asam arakidonat dan gula menyebabkan reaksi kimia yang menciptakan banyak bahan kimia penyebab inflamasi pada tubuh. Inflamasi yang dimaksud disini adalah peradangan yang menyebabkan timbulnya jerawat, papula. pustula, nodul dan kita. Sedangkan blackheads dan whiteheads tidak disebabkan oleh inflamasi. So, you might want to consider to cut down sugar.