Kulit Mengalami Penipisan


source: http://brilliancelife.com

Pada kenyataannya, produk skincare dengan formula anti-aging di pasaran mengandung bahan yang menyebabkan penipisan kulit, khususnya pada jenis kulit tertentu. Ahli estetika ternama asal New York, Renée Rouleau, menjelaskan bahwa permasalahan tersebut lebih rentan dialami oleh mereka yang berkulit tipis secara genetik. Umumnya, kulit tipis memiliki karakterisitik seperti kulit orang kaukasian yaitu memiliki pori-pori kecil, kurang produksi sebum, dan cenderung lebih sensitif. Jika kamu amati, pemilik kulit tipis biasanya memiliki urat nadi biru yang tampak pada wajah secara kasat mata.

Jika wajahmu terdapat ciri-ciri tersebut, itu adalah tanda pertama bahwa kulitmu tidak cocok dengan skincare anti-aging tertentu. Apabila setelah pemakaian skincare anti-aging ternyata kulitmu malah semakin menipis, lebih baik stop penggunaannya untuk sementara waktu dan konsultasikan skincare anti-aging dengan dokter kulit terpercaya.



Muncul Jerawat dan Kemerahan


source: http://thehealthinfosite.com/getting-rid-of-pimples-fast-overnight/

Kulit yang tiba-tiba muncul jerawat dan kemerahan setelah menggunakan skincare anti-aging juga merupakan salah satu tanda skincare tersebut tidak cocok untuk kulit. Rouleau menyarankan untuk menghindari skincare yang memiliki formulasi bahan super aktif seperti retinoid. Sebab, selama menggunakan produk anti-aging, kulit tidak sewajarnya mengalami masalah seperti jerawat, kemerahan, kering hingga terkelupas, atau tanda penuaan yang justru semakin terlihat. Hal tersebut menunjukkan tanda kulitmu tidak cocok dengan formulasi skincare anti-aging tersebut. Sehingga, saat memilih skincare anti-aging, kamu perlu berhati-hati ya!

baca juga


Kulit Menjadi Kering dan Terkelupas
 
source: http://www.wikihow.com
Ada kalanya, kandungan skincare anti-aging mengandung bahan seperti chemical exfoliant untuk membantu mengurangi noda hitam penuaan pada wajah. Di saat yang bersamaan, bahan tersebut dapat membuat kulitmu kering dan terkelupas. Maka dari itu, ketika melakukan eksfoliasi kulit, pastikan kamu tidak menggunakan terlalu banyak skincare dengan kandungan acid, cleansing brush, atau peeling yang menyebabkan kulit teriritasi. Kamu hanya perlu menggunakan produk skincare dengan kandungan acid sekali dalam seminggu. Kemudian aplikasikan hydrating skin serum untuk menyeimbangkan nutrisi pada kulitmu.
 

"Kulit Anda membutuhkan keseimbangan dan bukan bahan yang sama malam demi malam.  Ketika Anda menggunakan acid serum selama tiga malam berturut-turut, setiap malam ia bekerja sedikit demi sedikit memasuki lapisan dalam kulit untuk memberikan performa eksfoliasi terbaiknya. Setelah tiga malam, sela-sel kulit baru segar akan muncul sehingga Anda dapat memberikan bahan bermanfaat lainnya seperti hydrator, brighteners atau tighteners untuk memberikan kulit nutrisi," jelas Renée Rouleau.


Jadi, akan lebih baik jika menggunakan peeling lembut untuk mengangkat sel kulit mati dalam jangka waktu tertentu. Hal tersebut bertujuan agar nutrisi krim atau lotion pada kulit dapat diserap oleh sel kulit baru yang masih segar. Bagaimana Beautynesian? Yuk lebih hati-hati memilih skincare anti-aging untuk kulitmu!