1. Alihkan Perhatian

Coba alihkan perhatianmu dari masalah yang membuatmu marah. Lakukan hal lain seperti membaca buku, main game, atau olahraga. Melampiaskan amarah dengan kegiatan yang melibatkan fisik dan mengeluarkan tenaga akan mengurangi ketegangan ototmu sehingga membuatmu lebih rileks.
source: https://blog.tokopedia.com/2015/01/mood-naik-turun-atasi-dengan-cara-ini/
Aktivitas fisik dapat meningkatkan mood dan menurunkan depresi. Olahraga dipercaya membantu produksi endorfin, yakni zat kimia yang dikeluarkan otak untuk memberi rasa senang.
source: https://blog.tokopedia.com/2015/01/mood-naik-turun-atasi-dengan-cara-ini/

2. Tarik Nafas

Saat emosi melanda, coba lakukan gerakan mudah ini. Tarik nafas dalam-dalam lalu hembuskan perlahan selama 5-10 detik. Lakukan sampai perasaanmu menjadi lebih baik. Aliran oksigen ke otak akan membuatmu berpikir dengan lebih jernih. Setelah itu kamu bisa melakukan meditasi atau introspeksi diri.
source: http://lifestyle.okezone.com/read/2014/09/20/486/1041907/cara-kendalikan-emosi-demi-jaga-kesehatan

3. Makan

Rasa manis dalam makanan akan menambah jumlah hormon endorfin yang dapat membuat merasa nyaman. Tapi bukan berarti kamu boleh makan apa saja sebagai pelampiasan emosi, ya. Banyak terjadi kasus �ggagal diet�h karena makan berlebihan untuk melampiaskan amarah. Yoghurt, buah, dan dark chocolate bisa menjadi alternatif baik untuk meredakan emosi buat kamu yang sedang diet.
source: http://terapiemosi.com/2014/03/25/jenis-makanan-yang-dapat-mengontrol-emosi/

4. Mandi

Air dingin akan membantu mendinginkan kepalamu yang sedang �gpanas�h. Selain itu, mandi dengan air dingin dapat meningkatkan jumlah antioksidan glutathione yang bisa memperkuat imun dan membuang radikal bebas dalam tubuh, sekaligus membuat aliran darah menjadi lancar. Minimal cuci muka dengan air dingin jika kamu merasa sedang emosi. Penelitian lain menyebutkan bahwa berendam dengan air hangat akan memberikan efek rileks karena pembuluh darah akan melebar dan tubuh merasa nyaman.
source: http://www.portalkesehatan.com/berita/hati-kacau-di-pagi-hari-bisa-reda-dengan-mandi-air-hangat/

5. Berbagi dengan Orang Lain

Jangan membiasakan diri memendam amarah, ya. Emosi yang bertumpuk-tumpuk bisa menyebabkan depresi tanpa kamu sadari. Coba ceritakan masalahmu pada orang terdekat yang kamu percaya. Selain bisa mengurangi beban pikiran, kamu juga bisa mencari solusi bersama untuk memecahkan masalahmu.
source: http://log.viva.co.id/news/read/596637-lima-manfaat-curhat-bagi-wanita

6. Pelukan

Pelukan dapat memberikan rasa nyaman dan bahagia bagi seseorang yang sedang emosi. Lewat pelukan, tubuh akan memproduksi hormon endomorfin ke dalam aliran darah yang dapat membantumu untuk lebih tenang dan dapat berfikir jernih. Pelukan dari orang tua, teman atau sahabat saat kamu dalam kondisi emosi dan depresi akan membuatmu lebih baik karena merasakan dukungan dari orang-orang terdekatmu.
source: http://www.apakabardunia.com/2011/02/kenapa-berpelukan-bikin-orang-merasa.html
Menurut penelitian Dr. Renee Horowitz dari Michigan State University, pelukan akan melepaskan senyawa kimia oksitosin yang menciptakan perasaan bahagia dan sehat. Akibatnya Anda akan lebih tenang dan bebas panik
source: http://www.citacinta.com/ceria/selebriti/5.langkah.kendalikan.emosi/006/006/1373
Yuk coba lakukan tips berikut di atas setiap kali kamu merasa kesal dan emosi. Semoga bermanfaat, ya!