1. Menemukan Berapa Banyak Kadar Protein yang Dibutuhkan Tubuhmu


source: http://www.saimaamiller.com/

Umumnya, 20-25 persen dari kalori tubuh dalam sehari berasal dari protein. Kira-kira pada wanita, membutuhkan rata-rata 90-125 gram per harinya. Tapi, tentu saja kebutuhan protein berubah dengan tingkat aktivitas, kehamilan, penyakit dan lain-lain. Sehingga, kamu perlu mengecek dan mendiskusikan kebutuhan protein harian dengan dokter maupun ahli nutrisi untuk guideline protein yang kamu perlukan.

Kebutuhan protein berdasarkan berat badan

50-65 kilogram: 75-90 gram/hari
65-80 kilogram: 90-105 gram/hari
80 kilogram keatas: 106-120 gram/hari

Berdasarkan jumlah rata-rata kalori yang dibutuhkan (20-25% total kalori)

1800 kalori/hari: 87,5-112,5 gram/hari
2000 kalori/hari: 100-125 gram/hari
2200 kalori/hari: 112,5-137,5 gram/hari



2. Menggunakan Jumlah Asupan Protein untuk Membentuk Asupan Kalori Keseluruhan


source: https://woolworthsbabyandtoddlerclub.com.au

Setelah mengetahui jumlah kadar protein yang diperlukan tubuhmu, kini saatnya kamu memikirkan untuk memenuhi angka tersebut setiap harinya. Cara untuk mendapatkan asupan protein juga musti disesuaikan dengan lifestyle, nafsu makan, keseimbangan gula darah dan beberapa hal lainnya.

Entah kamu membagi kebutuhan proteinmu dengan membagi jumlahnya terhitung berapa kali kamu makan, atau hanya mengonsumsi protein shake sekali sehari. Selain protein, seimbangkan juga dengan asupan cukup karbohidrat dan lemak untuk membantu tubuh memproses protein, menyeimbangkan gula darah, mendukung metabolisme dan melengkapi pola makan sehatmu.

baca juga



3. Meningkatkan Kualitas Asupan Protein


source: http://s3.amazonaws.com/cme_public_images/www_livestrong_com/

Saatnya kamu memperbaiki kualitas asupan protein yang kamu konsumsi demi kesehatanmu. It means, protein yang kamu konsumsi sebaiknya merupakan protein paling tinggi yang berasal dari makanan minim proses, organik, maupun protein yang berasal dari hewan yang tidak diternakkan.

Sedangkan, untuk protein nabati seperti kubis, kacang-kacangan, dan lain sebagainya, dapat menjadi protein pendamping yang bisa kamu konsumsi, karena memiliki kadar protein 15 persen lebih rendah dibanding sumber makanan yang memiliki protein paling tinggi. Intinya, mengonsumsi makanan yang memiliki protein tinggi akan membuat kelenjar tiroid lebih bereaktif untuk memperbaiki metabolisme tubuh. Serta dapat menurunkan berat badan!



4. Tak Hanya Dagingnya, Konsumsilah Juga Seluruh Bagian Tubuh Hewan


source: http://cdn.iowagirleats.com/

Instead of hanya memakan daging, lengkapi juga asupan proteinmu dengan memakan bagian organ seperti hati, kaldu tulang, atau bagian organ lainnya. Psst, kabar baiknya, bagi kamu yang doyan makan hati, vitamin A yang terkandung di dalamnya bikin kamu cepat kurus! 


Tapi kenapa sih semua bagian tubuh hewan harus dikonsumsi? Soalnya, jika kamu hanya memakan dagingnya saja, hal tersebut akan membentuk asam amino yang justru memicu peradangan dan membuat kerja hati menjadi tidak baik. Makanya, dengan memakan seluruh bagian tubuh hewan, kamu juga mengonsumsi zat protein anti inflamasi dalam tubuhmu.

baca juga



5. Konsisten dengan Jumlah Asupan Protein Tersebut


source: https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/

Menjalani diet protein memang tak ada halangan. Namun jika kamu mencoba sesekali untuk cheating dengan mengonsumsi protein lebih banyak atau lebih sedikit dari yang seharusnya, hal tersebut akan membuatmu susah untuk kembali pada kebiasaan sehat. So, consistency is the key! Sekali melanggar, akan berdampak besar pada tubuhmu, Beautynesian.

Selamat mencoba ya!