source: http://www.e-feminin.ro/


 

1. Pikirkan untuk Menggunakan Hair Coloring yang Kamu Inginkan


 

Think about it, apakah kamu benar-benar menginginkan penampilan yang berbeda pada rambutmu? Then, just go on non-permanent hair color. Asal kamu tahu, pigmen warna pada hair coloring-mu hanya menyerap pada permukaannya saja. Pigmen warna tersebut akan dapat luntur setelah 28 kali keramas. Lalu, jika ingin menggunakan permanent hair coloring, pikirkan untuk menggunakannya saat kamu sudah tak ingin bergonta-ganti warna rambut kembali.
 

baca juga

2. Lindungi Kulit dari Pewarna Rambut


 

Befriend with Petroleum Jelly. Sebelum kamu mengaplikasikan pewarna rambutmu, lapisi bagian hairline, telinga dan belakang leher dengan petroleum jelly untuk membuat pelindung agar formula hair coloring tak tertinggal pada bagian kulitmu.
 

3. Gunakan Pakaian Warna Gelap Saat Mengecat Rambut


This will be your ultimate tips for saving your precious clothes. Kenakan pakaian berwarna gelap dan gunakan handuk berwarna gelap di sekitar bahu supaya bajumu tak terkena 'getah'-nya. Yap, kamu tak mau kan bila bajumu terkena pigmen pewarna rambut yang susah dihilangkan?
 

baca juga

4. Do The Test Prep


Tiap rambut memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap jenis pewarna rambut. So, it's better to spend minutes untuk mengetahui seberapa rambutmu dapat menyerap cat rambut yang akan kamu pakai. Juga, untuk melihat perubahan warna yang terjadi setelah teraplikasikan pada rambut. Untuk mengetahui warnanya dengan pasti,  sebaiknya make sure kamu melihatnya di tempat yang cukup terang dengan cahaya alami.
 

5. Pilihlah Warna yang Jatuhnya Senatural Mungkin dengan Kulit


Jika kamu menginginkan warna rambut yang jatuhnya tetap natural, ingatlah untuk tidak memilih warna menyimpang 2-3 tingkat lebih terang, maupun lebih gelap ketimbang warna asli rambut. Juga, ingatlah bahwa warna penggunaan cat yang lebih terang pada rambut, ketika ditumpuk pada rambut yang pernah di cat sebelumnya, tentu tak dapat mengeluarkan warna yang setingkat lebih terang.
 

6. Buat Track Record Warna Rambutmu


Selalu keep track dari awal pewarna rambut telah kamu gunakan. Hal ini bertujuan agar kamu tak lupa dengan warna pertama yang pernah kamu gunakan dan dapat kamu gunakan sebagai pertimbangan untuk menentukan warna rambut yang akan kamu gunakan selanjutnya.
 

7.  Hair Tools


Untuk membagi rambut menjadi beberapa section, gunakan clip non-metal yang akan aman bila bereaksi dengan pewarna rambut. Kemudian, gunakan cermin genggam jika kamu ingin mengecek bagian belakang kepala agar pewarnaan tidak terlewatkan.
 

8. Pertimbangkan Warna Saat Telah Dicampurkan


Setelah mencampur pewarna, jangan menunggu lama untuk segera mengaplikasikannya pada rambut. Sebab formula pewarna rambut sebenarnya berproses sangat cepat baik pada rambutmu maupun media yang lain. Untuk memastikan hasil warna, lakukan pewarnaan dengan beralih sisi.
 

9. Tambahkan Highlight Pada Rambut


Ketika mengaplikasikan highlight, mulailah beberapa inci dari kulit kepala, since natural highlight don't grow in that way, tho. Hingga bagian bawah rambut, kamu dapat mengaplikasikan warna sedikit lebih intens atau lebih tebal. 
 

10. Menjaga Warna Rambut


Terakhir, saat kamu telah mendapatkan shade rambut yang kamu inginkan, gunakan shampoo dan kondisioner khusus rambut berwarna untuk mempertahankan warna rambutmu. Serta, pilihlah shampoo yang mengandung UV filters untuk menjaga warna rambut tetap indah dan berkilau.