source: http://www.livestrong.com/article/1011816-medical-tests-woman-needs-healthy-life/


 

1. Pemeriksaan Fisik Tahunan




 

Jika kamu sedang atau baru mulai ikutan asuransi kesehatan, manfaatkan fasilitas cover biaya check-up untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tahunan secara berkala. Biasanya, pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan darah, kolestrol dan gula darah. Tetapi, ada juga yang meng-cover pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Nah, rekaman data kesehatan itulah yang akan menjadi data bagi perusaahan asuransi untuk menghitung biaya kesehatan yang kamu perlukan. Well, nggak ada salahnya memanfaatkan hal tersebut sebagai alasan untuk menjaga kesehatan, bukan?
 

baca juga

2. Update Vaksin


Di usia 20-an, sudah saatnya kamu melakukan update vaksin Tdap (tetanus, difteri, dan pertusis aselular), karena imunitas pada vaksin yang diberikan sejak anak-anak akan berkurang efektifitasnya. Selain vaksin cacar air dan MMR (campak, gondok dan rubella) yang pernah diberikan, sudah saatnya kamu melakukan vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks. Jika kamu melakukannya sejak dini, akan lebih baik lagi.
 

3. PAP Smear




 

Tes PAP Smear juga harus dilakukan mulai usia 20-an. Tes ini akan mendeteksi adanya abnormalitas sel-sel mulut rahim yang kemungkinan akan menjurus ke kanker leher rahim. Seperti yang diketahui, kanker serviks dewasa ini telah menjadi penyakit utama yang mengancam kaum perempuan. Namun pemeriksaan ini sebaiknya kamu lakukan setelah kamu sudah aktif secara seksual. Kemudian, lakukan PAP Smear 3 kali setahun setelah pemeriksaan awal.

 

baca juga

4. STD/HIV Screen



 

Semua orang dewasa yang aktif secara seksual, khususnya  pada usia 20-an wajib melakukan tes tersebut untuk mengetahui potensi klamidia dan gonorea. Tak hanya itu, melalui pemeriksaan ini, kamu juga mendapatkan hasil pemeriksaan HIV yang termasuk di dalam tes ini. Hal tersebut akan sangat menguntungkan buatmu untuk mengetahui kondisi kesehatan baik tubuh dan seksual sejak usia aktif secara seksual.
 

5. Pemeriksaan Payudara


Pemeriksaan payudara tak hanya bisa kamu lakukan secara rutin sebulan sekali di rumah.  Pemeriksaan secara medis juga sangat direkomendasikan untuk dilakukan di usia 20-an. Upaya ini ditujukan agar kamu dapat mengetahui potensi sel-sel kanker payudara dan dapat melihat kondisi payudara secara keseluruhan. Selain itu, saat melakukan pemeriksaan payudara secara medis, dokter juga akan memberikan pemeriksaan ob/gyn guna melengkapi rekaman data kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan payudaramu.
 

source: http://img.aws.livestrongcdn.com/ls-article-image-640/cme/photography.prod.demandstudios.com/db0c3c16-6d9b-44bd-b142-c7fefc9e7813.jpg