Sekarang ini highlighter telah menjadi salah satu makeup essential yang tidak boleh ketinggalan kalau kamu ingin makeup-mu terlihat glowing dengan dewy finish. Unfortunately, banyak para newbie dalam dunia makeup merasa kalau highlighting is not for everyone karena tekniknya yang lebih complicated dibandingkan makeup lainnya. Tapi, percaya deh kalau highlighting itu tidak seribet contouring kok, dan masih doable. Bahkan, highlighting juga akan terkesan simpel kalau kamu sudah tahu triknya. 

Basically, highlighter terbagi menjadi dua jenis, yaitu powder dan liquid highlighter. Kamu bisa mengatur seberapa glowing makeup yang kamu inginkan dengan menyesuaikan intensitasi pigmentasi dari highlighter yang kamu gunakan, dan hal ini sangat bergantung pada jenis highlighter yang kamu gunakan.

Biasanya, highlighter yang hadir dalam formula powder lebih build-able, sehingga kamu bisa mengaplikasikan sheer finish untuk semburat shimmer yang tipis atau mengaplikasikan highlighter yang lebih tebal untuk tampilan ice queen ala Jeffrey Star. Meanwhile, kalau kamu benar-benar ingin tampilan warna highlighter yang lebih intens, lebih glowing, dan terlihat lebih nyata, maka liquid highlighter adalah pilihan terbaikmu.

Nah berbeda jenis highlighter, berbeda juga cara pengaplikasiannya. Kamu tidak boleh begitu saja menyama ratakannya, hanya karena keduanya sama-sama highlighter. For the ultimate guideline of Highlighting 101, please kindly scrolling down your screen. 
 


How to Use Powder Highlighter


source: http://www.makeup.com/how-to-use-liquid-and-powder-highlighter


Kalau highlighter yang kamu punya hadir dalam bentuk powder, kamu bisa menggunakan fan brush, tapered brush, atau diffusing brush untuk mengaplikasikan powder highlighter-mu. Ketiga jenis brush ini akan memberikan presisi yang lebih baik dibandingkan brush lainnya. Fan brush sangat cocok untuk memberikan sapuan highlighter yang natural pada tulang pipi, sementara tapered brush sangat ideal untuk membuat pigmentasi highlighter terlihat lebih intens karena bristle-nya yang padat bisa lebih mengontrol pengaplikasian. 

Pro tips: Aplikasikan highlighter di area puncak tulang pipi, tulang pelipis, hidung, dan juga cupid's bow setelah selesai menggunakan foundation dan concealer. 
 

baca juga


How to Use Liquid Highlighter


source: http://www.makeup.com/how-to-use-liquid-and-powder-highlighter


Ketika kamu menggunakan liquid highlighter, kamu bisa mengaplikasikannya menggunakan jarimu ataupun beauty blender. Pada step terakhir makeup routine-mu, kamu bisa mengaplikasikan liquid highlighter ini dengan cara menuangkan sedikit formulanya di punggung tanganmu dan totolkan menggunakan beauty blender sedikit demi sedikit dan baru aplikasikan pada area wajahmu yang telah dijelaskan sebelumnya. Teknik ini dimaksudkan agar warna highlighter-nya tidak terlalu intens ketika diaplikasikan dan kamu bisa mem-build intensitas warnanya sesuai yang kamu inginkan. 

Jika kamu menggunakan liquid highlighter, kamu harus benar-benar memastikan kalau kamu telah mem-blend formulanya secara merata agar tidak ada bagian highlighter yang terlihat terlalu streaky. 

Selamat mencoba, Beautynesian!