Mengonsumsi makanan yang tidak dimasak alias raw food sudah menjadi bagian dari lifestyle masyarakat dewasa ini ya, Beautynesian. Kamu mungkin pernah bertanya-tanya, apakah makanan yang tidak dimasak alias raw food benar-benar bisa membuat tubuh menjadi lebih baik, atau justu malah menambah kuman penyakit masuk ke dalam tubuh.

Faktanya, makan raw food ternyata sangat direkomendasikan oleh ahli kesehatan. Sebab, kebutuhan untuk mendapatkan makanan yang tepat oleh tubuh tak bisa ditawar lagi. Apalagi, teknologi zaman sekarang memudahkan untuk menyimpan makanan tetap segar dan tetap menjaga kandungan gizi dari bahan makanan. That's why, makan raw food adalah salah satu caranya untuk mengoptimalkan gizi makanan pada tubuhmu.
 

source: http://viralrang.com/


 

Apa Saja Raw Food yang Bisa Dimakan?

Penulis buku The Beauty Diet, David Wolf memaparkan, raw food yang baik adalah jenis makanan yang tidak dimasak ataupun tidak melalui pemrosesan. Makanan tersebut tidak mendapat campur tangan tambahan dari faktor eksternal seperti zat-zat tambahan lain pada makanan tersebut. Jadi, hanya produk makanan yang natural saja yang baik dikonsumsi secara mentah.

Nah, untuk mendapatkan keuntungan dari makan raw food, pastikan kamu memasukkan makanan tersebut dalam diet plan-mu:

  • Buah segar dan sayuran
  • Kacang-kacangan
  • Kacang polong
  • Biji-bijian 
  • Buah kering
  • Serealia
  • Rumput laut
  • Santan
  • Jus yang terbuat dari sayur dan buah
  • Semua makanan yang natural dan organik
     
source: http://nativesunjax.files.wordpress.com


 

baca juga

Apa Saja Sih Keuntungan Raw Food?

Secara eksplisit, kelihatannya tidak ada bedanya antara makan raw food dengan memakan makanan yang telah dimasak. Padahal, salah satu keuntungannya adalah membantu untuk menurunkan berat badan, lho. Selain itu, kamu juga dapat menikmati rasa asli dari makanan tersebut dan menjaga keseimbangan pola makan. But wait, tidak hanya itu saja, berikut ini manfaat yang bisa kamu rasakan.

Meningkat Asupan Serat

Memakan raw food akan membuat kamu mengonsumsi banyak serat. Serat dalam raw food yaitu selulosa sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan karena akan membantu membersihkan organ pencernaan. Proses ini juga akan membantu melidungi fungsi pencernaanmu. Nah, cara tersebut diyakini oleh para ahli sebagai cara yang lebh baik untuk menurunkan berat badan. Jika kamu ingin mendapatkannya, kamu bisa mengonsumsi apel, kismis, blackberries dan lainnya.
 

baca juga

Membakar Lebih Banyak Energi

Makanan yang dicerna tubuh sudah pasti akan dicerna kembali menjadi energi bagi tubuh. Oleh karenanya, kamu juga harus mempertimbangkan jenis makanan yang dapat membuat pembakaran makanan ke energi menjadi lebih baik. Raw food bisa menjadi pilihan makan tersebut dan dapat mengeliminasi komponen makanan yang membahayakan tubuh. Percaya deh, saat tubuhmu lesu, makan raw food akan membantumu untuk lebih berstamina.
 

Kulit yang Lebih Bercahaya

Salad tak hanya segar dan menyehatkan, tetapi juga baik untuk membuat kulit lebih glowing. Salah satu alasannya,  bahan makanan seperti timun, tomat dan wortel memiliki vitamin lebih untuk menutrisi kulit. Dengan begitu, kulitmu akan terasa lembap dan membuat glowing effect secara alami. Wow banget kan khasiatnya!
 

Mendapatkan Nutrisi Lebih

Panas dalam proses memasak justru akan memecah komponen gizi makanan tersebut, sehingga nilai gizinya sudah pasti akan berkurang. Oleh karena itu, makanan raw food dianggap sebagai cara sehat untuk pola konsumsi makanan sehari-hari.
 

Pssst...there are still more benefits of raw food!

Makan raw food akan membantuk melestarikan enzim alami yang ada pada makanan, sehingga membantu pencernaan bekerja  dengan baik. Tak hanya itu, raw food juga dapat mengurangi jumlah lemak jenuh, sambil menambah lemak essensial yang baik untuk tubuh. Selain itu, yang paling penting untuk membantu dietmu berjalan dengan baik, raw food juga dapat mengurangi lemak jenuh dan komponen makana yang tidak sehat yang dapat memicu berbagai penyakit seperti jantung, kanker dan diabetes. Superb!