Mengaplikasikan sunscreen pada wajah sebelum keluar ruangan barangkali sudah menjadi rutinitas sehari-hari ya, Beautynesian. Selain dapat melindungi wajah dari efek buruk paparan sinar matahari, memakai sunscreen juga dapat melindungi kulit dari risiko kanker kulit.

Namun apakah kamu sudah merasa mengaplikasikan sunscreen dengan benar? Meski kamu telah merasa menggunakan sunscreen pada seluruh bagian wajah, teryata masih ada 9 bagian kulit wajah yang luput dari penggunaan sunscreen. Hal ini rupanya juga dapat meningkatkan produksi sel-sel melanoma penyebab kanker kulit, lho.

Dilansir dari laman website Dr Oz The Good Life, seorang pakar dermatologis asal Amerika Serikat. Alicia Barba memiliki salah satu teori: orang cenderung mengabaikan 9 daerah berikut saat mengaplikasi kan suncreen pada wajah mereka yakni pada sudut mata, bawah kelopak mata, bagian atas telinga, bibir, area cupid bow, garis rambut, cuping hidung, kulit di bagian bawah hidung dan leher. 
 

source: http://www.drozthegoodlife.com


 

FYI, tidak hanya saat matahari sedang terik-teriknya, wajah juga harus menggunakan suncreen meskipun memasuki musim hujan. Menurut Barba, saat musim dingin, sinar matahari yang terpantul pada salju juga dapat merusak kulit. Ditambah lagi, terik sinar matahari justru sama bahayanya seperti di musim panas ketika cuaca mendung maupun sedang pada musim dingin. 

baca juga

Memilih Sunscreen yang Tepat Untuk Kulitmu

Barba menyarankan untuk membeli sunscreen yang berlabel mengandung UVA dan UVB, serta mengandung setidaknya salah satu dari bahan-bahan berikut:
  • zinc oxide
  • titanium dioxide
  • ecamsule
  • avobenzone
  • oxybenzone
  • octinoxate

Ketika mengaplikasikan sunscreen pada bagian dekat mata, gunakan suncreen dengan non-migrating formula (formula ini membuat kulit tidak terasa seperti tersengat) serta  kandungan zinc oxide dan titaniun dioxide. Hanya saja, saat musim dingin, gunakan moisturizer lebih tebal agar menjaga kulit tetap lembap dan tidak kering.

Agar Tetap Terlindung Dari Bahaya Kanker Kulit

Selain menggunakan sunscreen, kulit tubuh juga memerlukan full-body exam sebulan sekali secara berkala untuk mengecek adanya perkembangan dark spot yang terlihat tidak wajar. Daerah yang tidak terlalu mendapat paparan sinar matahari seperti jari kaki, telapak kaki, ketiak dan pada daerah kemaluan juga harus dicek agar pemeriksaan tak terlewatkan.