source: http://www.stylecraze.com/articles/things-to-consider-when-choosing-a-sunscreen/#gref


1. Titanium Dioxide

Bahan ini sering ditemukan pada produk sunscreen. Titanium Dioxide diklaim mampu menangkal sinar UVA dan UVB untuk terserap ke dalam kulit dengan memantulkan cahanya kembali. 

Efek samping: Titanium Dioxide ternyata mampu memicu radikal bebas dan mempercepat proses penuaan pada kulit. Walaupun disebut sebagai physical block, bahan ini ternyata malah bekerja dengan menyerap UVB seperti chemical sunscreen lainnya. 

Peringatan: Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat memicu produksi super oxide anion dan hydroxyl free radicals yang dapat memicu timbulnya tanda-tanda penuaan seperti flek hitam dan kerutan.

Alternatif: Zinc Oxide




2. Oxybenzone

Oxybenzone dipercaya dapat menyerap UVB dan merupakan bahan aktif yang paling banyak digunakan di dalam chemical sunscreen. 

Efek samping:

  • Endocrine Disruptors: Mempengaruhi endokrin atau hormon di dalam tubuh yang bisa menyebabkan kanker, gangguan kehamilan, dan bahkan menghambat pertumbuhan.  
  • Photoallergen: Menimbulkan alergi pada kulit ketika terkena paparan sinar UV seperti warna kemerahan, bengkak dan rasa gatal.
  • Memproduksi radikal bebas pada kulit.
Peringatan: Sebaiknya hindari bahan ini dan gunakan physical sunblock. 

Alternatif: Zinc Oxide




3. Ovobenzone

Bahan aktif Ovobenzone digunakan dalam sunscreen untuk menyerap sinar UVA.

Efek samping: Memproduksi radikal bebas pada kulit ketika terkena sinar matahari dan bisa menimbulkan alergi.

Peringatan: Avobenzone mudah lebur dengan cepat ketika terkena sinar matahari sehingga dapat lebih mudah memproduksi radikal bebas. Agar kandungannya lebih stabil perlu dicampurkan dengan otocrylene. 

Alternatif: Zinc Oxide



4. Para Aminobenzoic Acid PABA

Sering digunakan di dalam sunscreen untuk menyerap sinar UVB.

Efek samping: Pemakaian Para Aminobenzoic Acid PABA jangka panjang bisa menyebabkan iritasi dan alergi pada kulit seperti muncul warna kemerahan pada wajah dan rasa gatal. 

Peringatan: Tidak dapat bekerja secara langsung. Kamu harus mengaplikasikannya 30 menit sebelum ke luar rumah dan terpapar sinar matahari. 

Alternatif: Zinc Oxide



5. Octyl methoxycinnamat / Octinoxate

Beberapa produk sunscreen menggunakan Octinoxate untuk menyerap sinar UVB. 

Efek samping: 
  • Endocrine Disruptors: Mempengaruhi endokrin atau hormon di dalam tubuh yang bisa menyebabkan kanker, gangguan kehamilan, dan bahkan menghambat pertumbuhan.  
  • Memproduksi radikal bebas pada kulit.

Peringatan: Zat yang bersifat Endocrine Disruptors tidak boleh digunakan oleh anak-anak ataupun wanita hamil. 

Alternatif: Zinc Oxide


 

Nah Beautynesian, kamu sekarang sudah tahu kan bahan-bahan berbahaya apa saja yang sering digunakan sebagai UV protector di dalam sunscreen. Mulai sekarang sebaiknya kamu lebih cermat lagi dan lebih pintar dalam berbelanja skincare ya. Keep your skin healthy, Beautynesian!